<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862</id><updated>2012-02-17T11:44:47.019+08:00</updated><title type='text'>selamat datang ...</title><subtitle type='html'>anda memasuki areal hutan maya menuju perkemahan hippmap</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-2963539465086867932</id><published>2008-04-15T05:15:00.000+08:00</published><updated>2008-04-15T05:19:40.330+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;alamat baru BLOG HIPPMAP : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://hippmap-online.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;http://hippmap-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-2963539465086867932?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/2963539465086867932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=2963539465086867932' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2963539465086867932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2963539465086867932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/04/alamat-baru-blog-hippmap-httphippmap.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-9126952679135634971</id><published>2008-03-31T21:49:00.002+08:00</published><updated>2008-03-31T21:50:09.706+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R_Dr8dLHoHI/AAAAAAAAAmg/Ruf1nyI18RI/s1600-h/aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R_Dr8dLHoHI/AAAAAAAAAmg/Ruf1nyI18RI/s400/aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183902594959384690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-9126952679135634971?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/9126952679135634971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=9126952679135634971' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/9126952679135634971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/9126952679135634971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/03/blog-post_31.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R_Dr8dLHoHI/AAAAAAAAAmg/Ruf1nyI18RI/s72-c/aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-3187554024177975348</id><published>2008-03-31T21:27:00.004+08:00</published><updated>2008-03-31T21:59:21.570+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;April Mop&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH APRIL MOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang- orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil. Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang- orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara- entara Kristen terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih  bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untukberlayar. Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah- rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal- kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal- kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak- anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus. Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day). Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara- saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam(Rizki). Masih adakah diantara kita yang merayakan April Mop...???? Jika jawabannya "Ya".... sepertinya ada yang salah pada diri dan pola pikir kita....??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tulisan ini dikutip dari bulletin board message tanggal: &lt;span id="datetimetag"&gt;Monday, 31 March, 2008 6:28 PM, dari pengirim:&lt;a href="http://profiles.friendster.com/31773306"&gt; http://profiles.friendster.com/31773306&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-3187554024177975348?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/3187554024177975348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=3187554024177975348' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/3187554024177975348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/3187554024177975348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/03/april-mop-tragedi-pembantaian-umat.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-8343654522135800621</id><published>2008-03-25T02:10:00.000+08:00</published><updated>2008-03-25T02:15:50.108+08:00</updated><title type='text'>opini</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“MUHAMMAD DAN MASYARAKAT SOSIALIS”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;(Maulid Nabi Muhammad, Momen Rekonstruksi Paradigma)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Olah; Ali Ghafary N. Tuankotta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Dan sesungguhnya pada diri rasul (Muhammad) itu,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;terdapat suri teladan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baik” (Q-S Al Ahzab: 21)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menapaktilasi perjalanan panjang Muhammad SAW, adalah suatu keharusan, tatkala umat ini tengah sibuk dengan berbagai problematika kehidupan, berkutat dalam kubangan Lumpur kehinaan dan ketertindasan karena dekadensi moral keumatan, akibat terpatron dengan program westhernisasi (Baratisasi) yang marak dicanangkan melalui berbagai program media, baik media cetak maupun elektronik. Umat ini seakan kehilangan identitas dirinya yang terhempas dan entah dimana &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adanya?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Muhammad SAW, saat kita berbicara tentang sosok agung ini, kita akan kembali pada masa 1400-san tahun silam, di semenanjung Arab, di bumi gersang nantandus, di sisi rumah Allah, di kota yang dijamin aman, Makkah &lt;i style=""&gt;tul muqarramah, &lt;/i&gt;satu sosok yang mampu menghentaskan penindasan yang telah mengakar dalam sendi-sendi kehidupan. Tatkala perbudakan menjadi marak, masyarakat makkah terfragmen atas kelas-kelas ekonomi, kesenjangan sosial mulai memperlebar jarak antara kaum miskin &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan para budak belian dengan para pemilik modal. Muhammad hadir dengan sosok yang merakyat, tidak melihat kelas dalam pergaulannya, hal ini tergambar dengan kata-katanya “&lt;i style=""&gt;bila kau mencariku, maka carilah aku diantara orang-orang miskin&lt;/i&gt;”, padahal dia lahir dari keluarga terhormat dalam masyarakatnya saat itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tak dapat dielakan lagi oleh siapapun, bagaimana Muhammad SAW dengan bimbingan wahyu-wahyu dan janji janji Allah tentang balasan kenikmatan bagi yang orang yang menolong sesamanya, mampu membawa masyarakat arab yang berwajah bengis dan gemar berperang menjadi masyarakat yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi, bahkan masyarakat sosialis tanpa kelas borjuis an Proletar ala Marxisme-leninisme yang anti kapitalisme pun telah terwujud saat itu. Muhammad memberikan satu konsep pemikiran &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;masyarakat sosial dengan mendeskripsikan masyarakat sosial bagaikan satu tubuh manusia, bila satu anggota tubuhnya sakit maka, akan terasa sakit seluruh anggota tubuh yang lain. Ini adalah satu bentuk pemikiran sosialis yang sangat jauh ala Muhammad SAW dimana pemikirannya ini yang menjadikan dia menjadi musuh bersama kaum kapitalis klasik dan tuan-tuan tanah saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kritik sosialnya tentang penindasan hak asasi manusia, dengan meletakkan dasar pemikiran bahwa semua manusia memiliki hakikatnya adalah sama, serta mengecam perlakuan sewenang-wenang masyarakat terhadap perempuan yang dianggap hina saat itu, adalah bentuk perlawanannya terhadap penindasan sekaligus menghilangkan pemikiran pragmatis tentang sosok Muhammad yang oleh barat sengaja dideskreditkan hanya sebagai seorang Nabi atau Rasul Allah, yang hanya boleh menjadi patron dalam masalah ibadah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau hubungan manusia dengan Tuhan. Padahal sosok Muhammad telah terdeskripsi sebagai sosok yang multikompleks dalam memberikan solusi untuk segala problema yang dihadapi oleh masyarakatnya saat itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kesuksesan Muhammad dalam membentuk masyararakat tanpa kelas hingga di akhir perjalanan hidup dan perjuangannya, dengan mampu memanifestasikan masyarakat sosialis, tak lepas dari contoh teladan yang dia hadirkan di tengah-tengah masyarakatnya. Dimana kehidupannya tak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lebih baik dari masyarakatnya saat itu, dia boleh ditemui dimana saja dan kapan saja, dengan tidak melewati protokoler yang rumit atau barisan pengawal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang memacu adrenalin. Dengan ketegarannya dalam memegang kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesempurnaan akhlaknya, telah menjadikan potret kehidupan Muhammad sebagai sosok seorang pemimpin dimata masyarakatnya saat itu, seakan tenggelam oleh sosoknya sebagai seorang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sahabat yang bersahaja. Satu sosok agung yang telah Allah hadirkan kepermukaan bumi-Nya sebagai teladan dan rahmat bagi seluruh alam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.75pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saya akhiri tulisan saya ini dengan mengutip apa yang dikatakan oleh Tan Malaka. “&lt;i style=""&gt;dari semua agama-agama monoteisme, ajaran Muhammadlah yang paling konsisten dan lurus, hal ini menurut logika telah menempatkan Muhammad sebagai yang tertinggi diantara Nabi-nabi monotheisme”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Semoga salam dan salawat senantiasa tercurah padanya. Amin…..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 42.75pt;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 42.75pt;" align="right"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ditulis di Makassar&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;  pada 21 Maret 2008&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 42.75pt;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 42.75pt;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 42.75pt;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-8343654522135800621?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/8343654522135800621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=8343654522135800621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8343654522135800621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8343654522135800621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/03/opini.html' title='opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-7754624629327266752</id><published>2008-02-07T12:26:00.013+08:00</published><updated>2008-02-29T00:57:11.834+08:00</updated><title type='text'>opini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Maulid Nabi di Negeri Ironi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span&gt;(sebuah deklamasi ratap)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Rus'an latuconsina&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dan hendaklah ada diantara kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; segolongan umat yang menyeru &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kepada kebajikan, menyuruh  kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; yang ma'ruf dan mencegah yang munkar;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; merekalah orang-orang yang beruntung"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Q.S. Ali Imran: 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tak lama lagi umat Islam di seluruh dunia (bagi yang merayakan) akan melakukan ritual maulid (Turki: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mevled, Pelauw: manian&lt;/span&gt;) memperingati kelahiran Rasulullah Muhammad saw yang jatuh pada tanggal 12 Rabi'ul awwal setiap tahun dalam penanggalan hijriyah. Nabi Muhammad saw dalam masyarakat Islam memiliki posisi yang sangat dihormati, dijunjung,  dikasihi dan dicintai. Secara spiritualitas, posisi beliau sangat sentral setelah Allah swt Sang Pencipta. Tauhid mengajarkan tentang keesaan penghambaan dan kepasrahan total keharibaan Sang Penguasa jagat raya, disertai persaksian atas kerasulan dan kehambaan Muhammad saw. Sejarah menorehkan dan al Qur'an membuktikan keteladanan integritas pribadi beliau  sebagai rasul dan nabi untuk memimpin umat manusia yang pada konteks ruang dan waktu pada saat itu penuh dengan kezaliman. Beliau adalah pemimpin spiritual dalam membimbing kaum muslimin beribadah dan berfastabikulkhairaat, juga beliau adalah jenderal perang dan ahli politik yang mendapat bimbingan langsung dari kekuatan Allah swt. Singkatnya beliau memiliki akhlak atau integritas diri yang paripurna laiknya al Qur'an hidup. Sisi-sisi kemanusiaan beliau terasa transformatik bagi tatanan kehidupan yang zalim kala itu disamping kualitas spiritualitas yang mendapat pancaran  langsung dalam kedekatan yang khusus. Beliau adalah sosok puncak dalam eskapisme religiusitas dan keteladanan historis yang sangat dicintai oleh seluruh umat Islam sepanjang masa hingga akhir zaman. Bahkan Allah swt dan para malaikat memberikan salawat atasnya, tak ketinggalan orang-orang berilmu dan bertakwa. Walau sedemikian perfek kualitas cita idealitas kenabian dan humanitasnya, beliau almustafa selalu didoakan oleh segenap umatnya hingga akhir zaman. Manifestasi cinta luhur yang menggemuruh dalam pilinan tornado pengharapan dan inisiasi mistik menyembul dalam deru tak berpenghabisan membuhuli totolan detak waktu yang digapit gemulai ubudiyah dan kepasrahan  fitrawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan singkat ini penulis ingin mendeklamasikan senarai tangis sendu mengiris kalbu  sebagai persembahan  bagi  tarian sejarah  segepok  kepongahan  yang  kian  memuramkan  paras  peradaban  dalam iring-iringan hantu narsisme, hyperrealitas yang memangkatkan sejumput moral dan bakul cinta. Tulisan ini ingin menggugat sisi moralitas dan historisitas dari perayaan rutin tahunan maulid atau manian di negeri Pelauw, desa di Maluku Tengah. Pelabelan istilah manian pengganti maulid bisa saja oleh karena pada saat maulid itu ada acara doa yang dilakukan dengan ketika yang sama menaburi kemenyan. Metode doa abad pertengahan sebagai persentuhan tradisi islam dengan tradisi lokal sebagaimana bisa kita temukan pada ritual doa di masa sunan sembilan Wali Songo. Mengenai kemenyan dan doa ini bukan menjadi telaah penting pada kesempatan ini, walau untuk masalah itu masih perlu pengkajian mendalam, namun yang hendak penulis ulas pada kesempatan ini adalah mengenai liukan-liukan  sakramen profan yang merutin menyejarah dalam epos hidup yang cukup lama tanpa adanya counter hegemony (meminjam Antonio Gramsci mengenai hegemoni dalam tataran budaya) yang konsisten atasnya. Apa lagi kalau bukan "JOGET". Ya, joget adalah salah satu mode atau tren berekspresi libidinal (Sigmund Freud) yang sangat sukses memengaruhi gaya hidup masyarakat Pelauw. Joget yang penulis maksudkan adalah sebuah acara yang diadakan dalam bentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;party &lt;/span&gt;dan hampir sinonim dengan acara goyangan dalam pub, diskotik atau bar.  Substansinya serupa.   Joget di sini bisa dilihat dalam dua snapshoot. Yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt;, joget sebagai fenomena budaya pop.  Budaya pop atau budaya populer yang sangat massif dan perfasif menjarah segi-segi privat dan sakral manusia sebagai muntahan magma dari kapitelisme yang mengambil keuntungan menggila dari agenda globalisasi dan settingan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gending&lt;/span&gt; neoliberalisme yang kemudian mencapai pubertas keduanya lewat temuan-temuan funtastik di bidang teknologi informasi, komunikasi dan transportasi (TIKT). Budaya pop meniscayakan massifikasi budaya dengan watak yang homogen yang berorientasi akumulasi kapital. Kalau dulu kakek kita yang revolusioner itu,  Karl Marx , sangat memfokuskan diri dalam geliat Das kapital-nya pada langgam produksi dengan mendialektikakan elemen penggerak utama gerigi pabrik (buruh) dengan pihak borjuis sebagai pemilik modal yang berhati lintah, sekarang penindasan itu merasuki wilayah konsumsi umat manusia. Dengan era globalisasi yang dipaksakan oleh negara-negara maju itu serta didukung oleh kecanggihan TIKT,  maka sebagaimana Marshall Mc luhan dengan kampung global-nya, umat manusia di muka bumi ini meenghadapi tirani modal yang sangat meluas, menjangkau apa saja, siapa saja dan  di mana saja. Tak ada yang  tidak akan dijamah oleh tangan-tangan dingin tirani modal ini. Sekarang adalah era kapitalisme konsumsi yang menggila. Sebagai konsekuensi dari hasrat besar merkantilisasi, maka budaya pop sebagai bumbu capcay umpan pada lubang jagal proyek massifikasi budaya untuk kemudian menghantarkan manusia-manusia yang memanjakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perut dan di bawah perutnya&lt;/span&gt; menuju homogenisasi persepsi, insting, dan hasarat berkonsumsi. Budaya pop menjadi candu yang sangat ampuh menggiring dengan watak aditifnya (kecenderungan hasrat libidinal Jacques Lacan ) manusia-manusia yang berhasrat sinonim dengan subjektivitas anonim menjadi serdadu-serdadu  konsumeris, tiarap takluk di bawah perut buncit produk-produk budaya barat yang telah menghegemoni. Arus budaya yang kian kencang  dari barat, didukung oleh kesiapan masyarakat pelauw yang telah lama meritualkan dalam siklus tahunan yang cukup lama serta mobilitas sosial masyarakat pelauw yang cukup tinggi yang ditandai dengan tingginya frekuensi pergi pulang kota- Pelauw maupun  urbanisasi pelajar mahasiswa  Pelauw yang cukup besar ke beberapa kota di Indonesia. Kebiasaan lama ber-joget telah ada tertanam bahkan dalam alam persepsi dan bawah sadar sebagai sesuatu yang telah 'terberi',  was given, sebagaimana omelan Martin Heidegger. Hal ini telah siap  walau tanpa instrumen dan pernak-pernik yang serba gemerlapan dari tawaran instrumen pencitraan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tools of  party&lt;/span&gt; yang telah kian canggih di abad teknologi ini. Semakin canggih dan kemudahan yang diperoleh dari tools of party, baik instrumen lagu, gaya (style, RNB, hip hop, tripping, a cha cha, kadayo, wayase dst) maupun perangkat audio-visual pengiring dan informasi-informasi dunia glamour diracik dengan bumbu Narkoba, sopi, mansion, wisky, topi miring dan sebaginya, maka lengkaplah sudah dunia pesta di Pelauw yang selalu itu-itu saja  jamuan penikmat yang melengkapi sebuah babak menuju kehancuran yang mengenaskan. Singkatnya,  kerusakan itu telah dibiarkan lama. Lama sekali... Maka siapakah yang harus bertanggung jawab? Ataukah memang tidak pernah sama sekali menyadari bahwa ada yang telah rusak? entahlah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika coretan sendu ini kutorehkan, pikirku melayang mengingati sepenggal drama hidup yang terfosilkan dalam salah satu roman tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer, "Anak Semua Bangsa", ketika terjadi pergantian pimpinan pabrik gula Tulangan dari seorang totok lama kepada totok (Walanda)  yang baru, Plikemboh, ketika pada waktu yang sama ada seremoni klasik yang mirip seperti topik ulasan di atas, yakni pesta dengan musik-musik yang mengundang mesum dan tak lupa, minuman keras. Itu dinikmati bersama oleh sebagian pribumi  bersama elite kolonial  Belanda, mandor pabrik dan kaumnya. Ini adalah sebuah isyarat sejarah yang diulas oleh Pram sebagai tingkah kebiasaan pribumi yang dalam persepsi dan benaknya telah takluk sebagai kaum-kaum yang terhegemoni dan terkalahkan. Di mana-mana selama lebih dari tiga abad kaum pribumi kita telah ditindas, diperas, dibunuh, sampai kemudian menumbuhkan perasaan inferior, kaum kalah tak berdaya, kaum budak. Akhirnya hegemoni itu merasuki setiap sendi kehidupan pribumi, entah sosial entah politik entah ekonomi entah budaya, bahkan agama sekalipun sebagai benteng terakhir pertahanan. Contoh nyata dari hegemoni tersebut di bidang budaya adalah pesta dan minuman keras. Pesta beserta ikutannya seperti minuman keras, sex bebas adalah budaya Eropa yang leluasa memengaruhi pribumi, termasuk di negeri Pelauw dan sekitarnya, terpaksa diadopsi dari kebiasaan-kebiasaan tuan kolonial Belanda oleh pribumi kita yang notabenenya adalah muslim dengan budaya keluhuran, etika kesopanan dan moralitas ketimuran yang menjunjung tinggi harkat kemanusiaan. Ini adalah sebuah proses pembodohan dan penindasan kultural yang telah beratus-ratus tahun dilakukan oleh penjajah serakah-biadab Eropa yang kemudian merasuki alam bawah sadar dan persepsi pribumi sebagai  kebiasaan yang biasa-biasa saja, sudah begini dan begitu sejak jaman dulu, its taken for granted since long long ago, yang terberi, sesuatu yang sebagaimana dicamkan oleh Adolf Hitler bahwa suatu kesalahan yang dilakukan berulang-ulang beratus-ratus kali atau bahkan beribu kali akan berubah menjadi kebenaran. Ya, kebenaran baru ala Hitler telah dipraktikkan dalam rupa laku joget, pesta beserta ikutannya di negeri yang katanya 'barakate' (barakah, diberkati, graceful (?)). Berdasarkan yang terakhir inilah   penulis kemudian menempatkannya kedalam cara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;snapshoot  &lt;/span&gt;kedua, yakni joget dan pesta-pestaan itu telah bermetamorfosis meraih statusnya menjadi tradisi baru, adat baru atau budaya baru. Bukan lagi menjadi hal  penyimpangan budaya, akan tetapi telah menjadi budaya baru. Mengapa budaya baru? untuk jawabannya tanyakan saja kepada bocah-bocah Sekolah Dasar di Pelauw yang masih hijau itu, ataukah siswa-siswi SMP dan pelajar SMA di sana. Tanyakan pula kepada guru-guru mereka semuanya, tanyakan kepada segenap orang tuanya, tanyakan kepada penghulu-penghulu agama dan adat, tanyakan kepada siapa saja manusia di sana... Bahwa sepenggal cerita dalam karya Pram di atas yang bersetting jaman kolonial, ternyata mendapatkana artikulasi nyata, terbuka tanpa counter atasnya, serta senantiasa continously, berjalan terus mengiringi hari berganti, minggu bertukar, bulan bergulung dan tahun melipat, dari tahun-tahun entah kapan semenjak doeloe hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa di kisah roman itu masih sebatas pada saat pergantian pimpinan pabrik gula, pesta diadakan. Namun lihatlah di Pelauw, negeri kita tanah kelahiran kita dan tumpah darah yang selalu dibangga-banggakan itu. Jangan bercerita tentang pesta. Jangan tanyakan bagaimana semaraknya acaranya. Jangan tanyakan berapa kali dalam sebulan, atau berapa kali dalam semiggu, atau bahkan berapa kali dalam sehari. Bahkan  awan yang selalu mengaraki dan tanah di bumi pun akan bersaksi kalau seandainya bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngomong.&lt;/span&gt; Lebih menyedihkan lagi adalah pesta itu tidak segan-segan diadakan ketika ada di dekat situ keluarga yang berduka cita. Coba bayangkan keluarbiasaan ini. Mulai dari acara sunatan, kerja bakti, lulusan sekolah, hajatan ini hajatan itu, bahkan yang remeh-temeh pun, sampai kepada momen-momen yang tidak pantas sama sekali untuk diadakan pesta-pestaan. Seperti saat idul fitri yang biasanya reuni para pelajar dan mahasiswa (solidaritas angkatan misalnya). Yang menjadi ironi adalah ketika yang menjadi pelopor di situ adlah mahasiswa. Sekali lagi mahsiswa Pelauw. Ini adalah satu indikasi langsung untuk mengukur seberapa jauh persepsi mahasiswa terhadap diri dan lingkungan sosial. Ini juga bisa dijadikan bahan justifikasi bahwa sebagian besar mahsiswa Pelauw yang bertebaran kuliah di beberapa kota di indonesia itu kurang memiliki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sense of hystory, sense of struggling for humanity, truth and religiusty&lt;/span&gt;. Ini bukti dari sifat apatisme, ketidakpedulian mahasiswa Pelauw terhadap kondisi sosial. Tipikal mahasiswa seperti inilah, oleh Herbert Marcuse disebut sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;one dimensional man&lt;/span&gt; (manusia mesin), oleh Ali Syari'ati digolongkan sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;basyar&lt;/span&gt; dan bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;insaan &lt;/span&gt;dan oleh Eko Prasetyo disebut intelektual yang bodoh dan sesat pandangannya sehingga berkesadaran naif dan mitos seperti dikatakan Paolo Freire. Mahasiswa yang telah nyata membiarkan dan bahkan terlibat dalam gelombang pengrusakan budaya rakyat dengan segenggam kesadaran palsunya. Tak sampai di situ saja, kisah naas pesta-pestaan ini selalu, selalu dan selalu bahkan sangat selalu dan keterlaluan selalu di luar batas-batas moralitas dan akal sehat. Bayangkan, tak ada satupun mesjid di dunia ini yang halaman pintu depannya bisa dijadikan lapangan pesta-pestaan. Mesjid yang merupakan ruang sakral, ruang bermunajat, ruang berdoa, ruang shalat, toh di sana juga halamannya masih juga dan diperbolehkan untuk acara yang telah nyata-nyata membawa malapetaka bagi kehancuran budaya keluhuran dan moralitas, kehancuran keberadaban masyarakat. Nah, sampai di sini kalau sampai mesjid pun  sebagai simbol sakralitas masyarakat telah dinodai oleh pesta-pestaan, maka bagaimana nasibnya dengan tempat-tempat dan ruang-ruang sakral lainnya? Ternyata tidak sampai di situ saja. Rumah-rumah soa pun lebih hebat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan topik telaah pada kesempatan ini, penulis ingin mengutuk tradisi baru tersebut walau minimal lewat tulisan ini. Hal yang lebih membuat penulis tidak bisa terima adalah, selain sebagaimana di atas, bahwa tradisi buruk dan terkutuk ini pula telah merembet sedari lama dan bertahan sampai kini (memang betul telah menjadi tradisi baru), yakni pesta-pestaan ketika menyambut kelahiran baginda almustafa Rasulullah Muhammad saw. Mereka merayakan maulid/manian dengan pesta-pestaan ini. Na'udzubillah. Perbuatan yang sangat nista. Sarkasme kultural yang melanggeng dalam buaian kesadaran palsu dikebuli kenikmatan-kenikmatan-ke'asyikan-kegaulan pesta-pestaan. Siapapun umat Islam yang mencintai beliau Rasulullah saw pasti takkan menerima perlakuan senista ini. Menurut hemat penulis, masyarakat yang berpesta-pestaan di setiap maulid itu betul-betul melakukannya tanpa merefleksikan apa sebenarnya hakikat perayaan maulid Nabi yang dimeriahkan pula dengan tradisi baru pesta-pestaan itu. Boleh jadi mereka bermaksud baik hendak menghidupkan syiar Islam dalam maulid ini yang mana hal ini dilakukan dengan beracu pada konvensi historis masa lalu sebagai yang mentradisi di setiap penanggalan untuk itu. Tapi apa lacur yang terjadi malah sebaliknya berbalik ironis sarkastik antiklimaks. Alih-alih mau menghidupkan tradisi maulid, malah yang terjadi adalah sebaliknya, penistaan atas substansi maulid itu sendiri. Akal sehat apa lagi yang bisa mengingkari hal ini? Apakah semua orang sudah kehilangan akal sehatnya? Di manakah nurani kalian duhai kaum-kaum intelektual terpelajar yang bernama mahasiswa Pelauw?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis hanya bisa mempersembahkan tulisan ini untuk menyambut maulid. Apa yang pernah dilakukan oleh media cetak dan elektronik di Denmark dan beberapa tempat di Eropa beberapa waktu lalu yang menghina Rasulullah saw dengan penerbitan edisi kartun nabi itu menurut hemat penulis tidaklah kalah nistanya dengan apa yang selama ini mentradisi di Pelauw. Cobalah direnungkan kawan-kawan. Semoga  kita bisa  memetik hikmah dan pelajaran  dari  setiap fenomena  ayat-ayat kauliyah maupun pada ayat-ayat   kauniyah dan senantiasa merefleksi, merenungi, memikirkan kembali dan selalu bertafakkur, bertafakkur, membaca, membaca, membaca dan berbuat kebaikan dengan niat suci untuk meraih ridha Allah swt. Perubahan ke arah baik takkan turun dari langit, namun oleh pikiran, doa, ibadah dan perjuangan manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kebenaran akan tetap menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kebenaran walau semua orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; mengatakan sebaliknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Antonio Machado, penyair Spanyol)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir...&lt;br /&gt;assalamualaika yaa Rasulullah&lt;br /&gt;Allaahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammad wa aali wasahbihi ajma'iin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-7754624629327266752?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/7754624629327266752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=7754624629327266752' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7754624629327266752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7754624629327266752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/02/opini.html' title='opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1869563718613946521</id><published>2008-01-10T14:38:00.000+08:00</published><updated>2008-01-10T22:13:14.953+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4W92ozn1tI/AAAAAAAAAjE/wXhJPN8NhaY/s1600-h/asxcv.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 392px; height: 432px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4W92ozn1tI/AAAAAAAAAjE/wXhJPN8NhaY/s400/asxcv.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153734094959924946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1869563718613946521?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1869563718613946521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1869563718613946521' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1869563718613946521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1869563718613946521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4W92ozn1tI/AAAAAAAAAjE/wXhJPN8NhaY/s72-c/asxcv.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-8490936689225716962</id><published>2008-01-10T00:21:00.000+08:00</published><updated>2008-01-10T02:17:21.680+08:00</updated><title type='text'>opini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Budaya Asli atau Hibridasi Budaya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0); font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(sebuah renungan atas kejumudan berpikir)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Rus'an Latuconsina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UNYozn1pI/AAAAAAAAAik/0n0hCiQWnl0/s1600-h/asdf.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UNYozn1pI/AAAAAAAAAik/0n0hCiQWnl0/s400/asdf.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153540065517360786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisan kali ini mau mencoba menilik kembali apa yang telah menjadi semen apriori pada kesadaran batok kepala kita, khususnya dalam hal wawasan budaya, terlebih lagi budaya Pelauw.  Budaya sebagai salah satu olah karya imajinatif  dan tindakan kreatif dari kelompok manusia dengan lokus kehidupan serta konteks waktu tertentu, dalam banyak hal sering disalahpersepsikan oleh pelanjut fosil budaya tersebut, terlebih lagi yang terkait dengan pengklaiman dan pendefenisian properti budaya. Terkadang hal ini disebabkan oleh kurangnya telaah perbandingan atas arus lalu lintas budaya dari jejaring budaya tempo klasik sampai budaya 'cyber space' dalam kekinian. Sindrom tempurungisasi pemahaman budaya yang sering mengelabakankan sifat ketidakluasan dalam memotret panorama budaya tersebut. Dalam hal ini penulis ingin mengsketsakan satu contoh terkait dengan hal di atas. Titik sorotan untuk sementara ini adalah pendefenisian identitas budaya Hatuhaha, khususnya identitas budaya negeri Pelauw.  Karena Pelauw  adalah salah satu eksponen budaya dari imperium kultur geopolitik skala 'kerajaan' Hatuhaha, olehnya itu ia akan memiliki corak dan identitas budaya yang masih melekat dari romantisme eksistensi masa lalunya dengan induk afiliasi geopolitiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;dialektika budaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UNY4zn1qI/AAAAAAAAAis/DVtb_4TNzp8/s1600-h/lop.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UNY4zn1qI/AAAAAAAAAis/DVtb_4TNzp8/s400/lop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153540069812328098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam kehidupan yang bersitegang hampir setiap saat sebagai implikasi logis gairah dinamika kehidupan rumpun manusia  yang menempati setiap jengkal langgam hidupnya di atas bumi ini, perubahan adalah konsekuensi kemengadaan dari eksistensi maujudikal di alam semesta ini. Panta rhei, kata Heracleitus. tak ada yang tidak ikut bergerak. Entah bergerak dalam determinisme pasif ataupun sebagai fungsi improvisasi dan kebebasan kehendak men-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dassollen&lt;/span&gt;-kan eksistensinya. Tak tersisa pula untuk sosok eksotik yang bernama budaya. Budaya senantiasa berubah. Ia mengikuti proses dinamika manusia yang mempolakannya dalam setiap epos kehidupannya. banyak sisi hidup manusia dirajuti benang-benang variatif atraktif dari budaya. Budaya dari satu tempat komunitas manusia akan terbawa lewat tunggangan geliat migrasi ataupun corak translasi lainnya oleh motif-motif yang variatif, menuju tempat lain. Berikutnya sebaliknya hal itu terjadi serta terbuka bagi arah translasi budaya yang mengambil pola jaring-jaring  dan seterusnya hingga menjadi untaian linasan yang berliuk-liuk menuju limit pelik dalam harmonitas, kesolidan, fragmentasi dan seterusnya hingga tersusun  realitas budaya yang bermozaik. Olehnya itu dalam setiap komunitas manusia tidak berlaku defenisi identitas budaya yang asli, perkecualian kepada komunitas masyarakat yang terletak di pedalaman dan tidak pernah terjamah budaya luar. Tapi apakah hal ini ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UO_ozn1rI/AAAAAAAAAi0/E_lqIZQb0HA/s1600-h/fgy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UO_ozn1rI/AAAAAAAAAi0/E_lqIZQb0HA/s400/fgy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153541835043886770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kembali ke masalah identitas budaya Pelauw.  Dari asumsi paparan di atas terdapat plot scene serupa dengan identitas budaya yang dipraktikkan dan terwarisi di negeri Pelauw. Masalahnya begini. Sering terlontar pernyataan justifikatif dari orang Pelauw bahwa identitas budaya yang ada di sana adalah betul-betul identitas budaya asli Hatuhaha. Pendefenisian yang menurut hemat penulis telah menggiring kecenderungan analisis dan afirmasi kepada kebanggaan diri sendiri yang berlebihan, semacam megalomania syndrom (meminjam Erich Fromm) serta tersodok ke pojok apresiasi berpikir opoisi biner. Oposisi biner sebagai paradigma apriori yang memecah realitas dalam dualitas yang saling antagonis, antara hitam dan putih, antara besar dan kecil dan seterusnya. Jadi contoh nyatanya adalah ketika hal ini menyelimuti paradigma berpikir masyarakat yang beruntai dalam hal oposisi biner antara adat dengan agama, antara Hatuhaha dengan bukan Hatuhaha, antara Pelauw yang selalu 'besar' dengan bukan Pelauw yang 'harus tidak besar', antara 'pro raja' dengan 'anti raja', antara 'orang muka dengan 'orang belakang', antara islam syari'at dengan islam ma'rifat, antara ini dan antara itu dan seterusnya. Sebenarnya fenomena ini telah mendunia, bahkan menjalar di dunia Islam secara mondial, misalnya antara muslim arab dengan muslim ajam, antara sunni dengan syi'ah, antara hak otoritatif sultan dengan kewenangan oposisi ulama oposan dan seterusnya. Dalam paradigma ilmu yang dikembangkan oleh kalangan intelektual akhir-akhir ini, masalah opososi  biner sebagaimana di atas telah terdekonstruksi hingga ke akar-akarnya, salah satunya oleh paradigma berpikir posmodernisme yang telah meretaskan model keberpikiran alternatif dan kemudian masih dalam proses tak berujung pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa hal di atas harus diungkapkan? jawabannya ada pada eksistensi aktualita kita sendiri yang kini diterjangi dan menerjangi dalam kenduri dialektika berbudaya. Kita yang hidup dan dibesarkan di tengah seliweran budaya global yang kian menerkami budaya-budaya lokal. Budaya lokal yang dulunya terisolasi, kini mulai 'telanjang' setelah dipaksa masuk ke dalam gerbang buas globalisasi budaya. Sementara di sisi lain, kita memiliki basis budaya lokal yang membesarkan kita. Oleh karena hukum dialektika budaya yang tak terhindarkan itu, maka kita pun kini berposisi sebagai medium sengketa, ring tengkar dan wahana dialektika  antar budaya lokal kita dengan buday yang telah mengglobal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Budaya asli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UO_4zn1sI/AAAAAAAAAi8/by-lkg-jI4s/s1600-h/poi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UO_4zn1sI/AAAAAAAAAi8/by-lkg-jI4s/s400/poi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153541839338854082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Homi K. Bhaba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, seorang teoritisi poskolonial dan cultural studies mengatakan bahwa tidak ada budaya yang betul-betul asli menetap terus pada suatu komunitas manusia, melainkan senantiasa mengalami perubahan, dialektika, saling tukar mengisi, menerima dan memberi, memperkaya dan merusak dan mengarah kepada satu keadaan hibridasi budaya. Nah, hal ini sangat paralel dengan apa yang terjadi pada konteks budaya negeri Pelauw atau hatuhaha dalam sekop yang sedikit lebih luas. Ketika hal ini dikomparasikan, ternyata memang demikian tidak bisa dipatok mati dan menyimpulkan dengan terburu-buru secara defenitif mengenai apa sebenarnya identitas budayanya yang asli. Mengingat selalu dan akan selalu terjadi dialektika budaya sebagaimana di atas, maka penulis mengatakan bahwa identitas budaya yang ada di Pelauw adalah produk dialektika budaya sekian lama selama usia manusia yang menempati dan beranak pinak di sana. Sehingga klaim mengenai status identitas budaya yang oposisi biner seperti  yang mana defenisi adat yang genuine, betul-betul asli lokal setempat serta yang mana pula defenisi budaya dari tradisi Islam. Hal ini penting untuk dipertegas kembali, mengingat kekeliruan berpikir yang mendikotomikan antara adat dengan agama, antara adat asli dengan budaya Islam adalah sebuah frame berpikir yang menyesatkan dan tidak logis. Coba pikirkan sejenak. Di manakah yang tidak adanya unsur akulturasi atau hibridasi budaya dari kekayaan  budaya Pelauw? Yang ada adalah produk hibridasi atau akulturasi budaya keduanya dan telah mencair, saling mengisi dan memperkaya. Kita pula tidak bisa mendefenisikannya dalam hal pemilahan secara atomistik, yang mana identitas budaya yang dikategorikan kategori 'adat' murni tidak ada unsur kategori 'agama'. Begitu pula sebaliknya. Sekali lagi bahwa ketika kita masih berbicara dan meretaskan realitas serta bertindak dengan memakai frame berpikir demikian, maka kita telah terjatuh dalam jerat kesalahan berpikir. Karena tak ada satupun budaya yang genuine. Yang ada adalah proses. Satu hal pula yang perlu menjadi bahan refleksi kritis kembali adalah oposisi biner antara berislam secara syari'at dengan berislam secara ma'rifat. Hal ini termasuk pula kedalam frame berpikir yang keliru. Semoga kita tak berhenti sampai di sini untuk membuka diri dan berani berpikir kritis. Berani bersuara atas kebenaran. Wallahu a'lam bishowab.&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-8490936689225716962?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/8490936689225716962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=8490936689225716962' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8490936689225716962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8490936689225716962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/01/opini.html' title='opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R4UNYozn1pI/AAAAAAAAAik/0n0hCiQWnl0/s72-c/asdf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5314375973742645785</id><published>2008-01-01T00:12:00.000+08:00</published><updated>2008-01-01T00:26:53.213+08:00</updated><title type='text'>puisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:180%;"  &gt;Indonesiaku, Indonesiamu dan Indonesia Kita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="yiv2082928356"&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal; font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;Oleh : Rusli Tuasikal&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Indonesia Ku…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Kau sambut 2007 dengan hilangnya pesawat Adam Air&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Wajahmu 2007 terus dihiasi dengan bencana yang tak kunjung usai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Derai air mata rakyatmu 2007 bagaikan lumpur Lapindo yang terus menggenangi Sidoarjo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Memori tsunami masih menjadi momok menakutkan bagi rakyat pesisir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Janji-janji pemimpinmu masih terus menggema tanpa ada bukti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Menebar pesona masih menjadi senjata andalan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Kejaksaan sebagai tempat keadilan, masih saja memihak penguasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Mahkamah Agung yang seharusnya bijak, malah memeras&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Anggota DPR_penyambung lidah rakyat_masih saja diam diri,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;duduk termangu di kursinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kW0Izn1aI/AAAAAAAAAgg/uVKBT8a5ERE/s1600-h/azc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kW0Izn1aI/AAAAAAAAAgg/uVKBT8a5ERE/s320/azc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150172733847885218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Korupsi masih menjadi momok utama di negeri ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Malahan ahli fiqih ikut-ikutan menjadi aktornya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Apa salah Mu… oooh Indonesiaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Dari Pusat Kota Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Warga Ibukota siap menyambut 2008 dengan Pesta Kembang Api&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tapi sayang, rakyatmu di Karanganyar masih dalam duka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tanah longsor masih terlihat jelas di depan mata&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tangisan masih terasa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mengiang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;di telinga mereka &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di malam pergantian tahun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Hujan bukan merupakan penghalang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Dari MONAS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Beribu rakyatmu siap menyambut tahun baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;10.000 kembang api yang dipesan dari Cina siap diluncurkan menutupi kota Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tapi lagi-lagi sayaaang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Bojonegoro masih berduka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Luapan air Bengawan Solo membuat wilayah tersebut seperti lautan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tak kalah dengan Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di Kota-kota besar di seantoru negeri ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Warganya siap berkompoi dengan suara knlapot yang sengaja dibuat gaduh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Terompet &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tak henti-hentinya mendesing&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Kembang api bak bunga di malam hari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;dan berbagai ekspresi kegembiraan lain yang siap diaktualisasikan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Bukankah itu hanyalah kesenangan sesaat ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;tapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apa boleh buat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Inilah ironi negeriku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kWz4zn1ZI/AAAAAAAAAgY/2ZFGl3CUJsQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kWz4zn1ZI/AAAAAAAAAgY/2ZFGl3CUJsQ/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150172729552917906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kWz4zn1ZI/AAAAAAAAAgY/2ZFGl3CUJsQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di saat saudara-saudaranya masih susah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di saat kaum miskin dan masyarakat terpinggirkan masih menjerit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Saudara-saudaranya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang lain justru bergembira-ria&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Hiruk-pikuk tahun baru seakan melenyapkan apa yang barusan terjadi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Maka tidak salah, kepada Tuhan Iblis minta pensiun dini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Iblis sudah tidak tahan lagi mengembang tugas menggoda manusia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Iblis takut, jangan-jangan dia justru tergoda oleh manusia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Wahai kawan !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Inilah Indonesiaku, Indonesiamu dan Indonesia kita&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Mari bersama kita sambut 2008 dengan tetap istiqomah dalam berjuang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Berjuang membela kaum musthad'afin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Berjuang membela hak-hak rakyamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Berjuang membela negerimu yang terus dikuras kekayaannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Harapan akan terus ada kawan!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tuhan terus ada membek-up hamba-hambaNya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang didzalimi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Ingat ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Kehidupan dunia hanya sebuah sandiwara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Sandiwara bereksperimen menuju hidup yang kekal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Hidup kekal yang selalu dinantikan oleh orang-orang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;beriman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Barisan surga yang yang cahayanya tetap abadi sepanjang masa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Bumi pertiwi terus memerlukan banyak darah suhada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Semoga spirit Ibrahim &amp;amp; Ismail terus melekat di jiwa kita&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Semoga aku, kamu dan lainnya tetap ikhlas dalam berjuang dan beramal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Selamat Datang Indonesia 2008&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5314375973742645785?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5314375973742645785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5314375973742645785' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5314375973742645785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5314375973742645785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2008/01/puisi.html' title='puisi'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3kW0Izn1aI/AAAAAAAAAgg/uVKBT8a5ERE/s72-c/azc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-290912485916395114</id><published>2007-12-25T15:10:00.000+08:00</published><updated>2007-12-25T17:54:41.212+08:00</updated><title type='text'>opini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Elegi Cinta dan Gerak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: &lt;a href="http://ruslatuconsina.blogspot.com/"&gt;Rus'an Latuconsina&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Manusia yang merasa puas dan sukses&lt;br /&gt;tak berdaya di mata iblis"&lt;/span&gt; -Naguib Mahfouz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3DRzozn1WI/AAAAAAAAAf4/JiST9OW8pVI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3DRzozn1WI/AAAAAAAAAf4/JiST9OW8pVI/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147845059141948770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hilir mudik. Kencang tak mau berhenti. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Panta rhei &lt;/span&gt;sebagaimana sabda Heraclitus. Keadaan begitu cepat berubah, mengaliri dan menghanyutkan apa saja yang mengonggok. Ia adalah tsunami yang mengobrak-abrik. Ialah aktor laten yang 'mengabadi' sepanjang sejarah manusia. Tak terbilang sudah berapa banyak puing peradaban yang digusur kemudian tergantikan yang baru. Ialah dinamika kehidupan itu sendiri. Ialah perubahan. Perubahan selalu ada di mana-mana. Ia adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sunnatullah&lt;/span&gt; yang pasti. Setiap entitas yang sempat mengada pasti hanyut dan terhuyung dalam tarian jagat ini. Kecuali wajah-Nya yang tak serta, karena memang begitulah hukum Sang Sutradara. Mulai dari entitas kemaujudan yang paling kecil sub atmik sampai kepada wujud kosmikal, dari entitas kedirian personal sampai dengan realitas sosial yang serbaga jamak tak terhindarkan dari perubahan. Ia akan bergerak dan menuruti irama ekstase Rumi, kian bergerak hingga terhenyak dalam mabuk cinta. Karena hidup adalah gerak laksana laron yang merindukan cahaya, akan senantiasa mengarakkan kafilahnya menuju tambatan sumber cahaya perlambang cinta. Karena hidup adalah gerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena cinta, semuanya bergerak. Bergerak dan terus bergerak menuju limit tak bertepi. Terbang menghampiri hingga hangus terbakar. Terbakar dalam kerinduan majelis burung-burung Fariduddin Athar. Meski harus menafikan kedirian yang fana. Diri Majnun yang merindukan Laila. Sebuah kenduri rasa yang menghempaskan nalar awam seperti pentas heroisme Karbala. Epik sayyidina Husain ra yang menerjangi terkaman buas medan tempur dengan memupuskan  kegetira. Cinta melahirkan kerinduan. Kerinduan meniscayakan gerak. Cinta berawal dari ketertarikan hati. Ketertarikan sontak bukan karena tanpa sebab. Ia adalah kecenderungan fitriah, bawaan murni sebagai manusia yang merindu dan mencinta. Sementara ketertarikan menyengat batin kala objek cinta meruapkan pesona keindahan yang memijari relung batin. Ia berawal dari pengenalan. Pengenalan sebagai ma'rifat. Ma'rifat sama saja mengenal (Indonesia) atau know about (Inggris). Ma'rifat atau pengenalanlah yang menghantarkan kepada kerinduan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;isk&lt;/span&gt;) dan cinta (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hubb&lt;/span&gt;, mahabbah). Kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Mana mungkin cinta muncul tanpa pengenalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  cinta  pemeran lakon sejarah bumi terdiferensiasi atas  orientasi cinta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eros&lt;/span&gt; (tingkatan rendah, hewaniah, jasadiah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jism, &lt;/span&gt;materialisme dan) dan orientasi cinta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Platonik&lt;/span&gt; (tingkatan tinggi, posmaterial, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;al qalb&lt;/span&gt;). Cinta yang pertama memiliki keterbatasan untuk tingkatan  dan daya improvisasi rasa  ekspresif serta objek inspiratifnya, sebatas relung imajinatif dan ekspresi keindahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pleassure. &lt;/span&gt;Cinta yang terpenjara oleh tubuh, cinta materil yang memancarkan kekuatan insting freudian untuk aktualisasi. Sedangkan  cinta jenis kedua  tak pupus oleh kehimpitan  bentuk dan kemempetan  citarasa materi.  Ia adalah cinta  atas kemahamutlakan wujud, kerinduan atas  energi cinta  yang tak  terkira. Cinta yang sumber inspirasinya tak berbatas ruang waktu, tak berawal dan berakhir, yang meliputi wujud materil dan gaib. Cinta kepada pemilik dan pencipta rasa, penguasa alam semesta dan diri beserta selubung misterinya yang menggelayuti daya imajinatif sang pencinta. Cinta kepada Tuhan Yang Maha Ahad. Misteri cinta yang menggelayuti diri Adam as beserta anak turunannya sebagai anugerah. Ia ada dalam diri manusia dan mengejawantah sebagai perang tak kunjung usai antara dua kekuatan maknawi yang terberi sebagai tonggak kemerdekaan, yakni jejak iblis dan tapak malaikat. Kehidupannya adalah pemeranan kebebasan menentukan pilihan bagi diri manusia. Perjuangan hebat (jihad akbar) diri manusia untuk memuluskan jiwa merajut sayap-sayap insaniahnya demi meluncur ke limit terawangan malaikat senantiasa berlangsung dan terus berlangsung sampai raga mengonggok mayat, ruh kembali ke asalnya yang suci, hingga perjamuan jiwa dengan malaikat maut. Sungguh perang yang besar karena ia sangat dekat dengan eksistensi keseharian, bahkan penentu eksistensi kemasadepanan. Kemenangan jalan iblis adalah sebuah tonggak pemberontakan atas kekuatan imperium jagat raya, Tuhan Yang Maha Akbar. Ia adalah langkah keberhasilan menjadi oposan  dan saat 'kejatuhan dari sorga' sebagaimana Adam as dulu melakoninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekonyong hidup ini bagi manusia adalah perjuangan. Perjuangan dari potensi ketergelinciran 'jatuh' menuju pengepakan sayap malaikat. Hidup adalah bertarung dengan ego-ego yang menggelincirkan kepada tepi jurang 'kejatuhan'. Jurang yang penuh kegelapan dan bahaya. Seraya  bersusah payah  menyingkap tirai (hijab) yang  selalu saja ada di setiap stasiun kesadaran jiwa kita. Tirai yang menghalangi pancaran sinar mentari pagi kala fajar menyingsing di bebalik gunung batu padang arafah. Tirai yang begitu tebal dan sangat tebal. Semakin tebal ego-ego dan kecenderungan jejak iblis menggelantung di sudut kalbu, maka tirai-tirainya pun sebanyak itu. Perjuangan diri untuk kesegaran mentari pagi adalah perjuangan menyingkap tirai-tirai. Iluminasi cinta akan memekat kala satu demi satu tirai diri tersingkap. Puncak ketersingkapan meroketkan diri menanjak dalam gradasi kemanusiaan yang mabuk cinta (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;isq) &lt;/span&gt;oleh sebab pancaran ma'rifat Allah swt semakin dekat. Ketersingkapan tirai yang ditandai oleh pencerahan spiritual dan intelektual diri yang melejit dari diri yang mendekati 'paripurna' (insan kamil) menegasikan segala anasir kegelapan jejak iblis, membawa kepada ekstase cinta.  Ekstase cinta dari diri yang fana' dan tak berarti  yang 'ingin bertemu' dengan kekasih sejati, Allah swt, Sang Pemilik cinta sejati. Cinta sejati berupa ma'rifatullah adalah kebenaran yang selain manusiawi (fitrah suci manusia) juga adalah eksperimen spiritual yang sungguh nyata, berdasarkan sejarahnya. Maukah kita ikut ke sana..? ataukah hanya  berpuas diri dengan cinta eros.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-290912485916395114?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/290912485916395114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=290912485916395114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/290912485916395114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/290912485916395114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/12/opini_24.html' title='opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R3DRzozn1WI/AAAAAAAAAf4/JiST9OW8pVI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-7492021225505111750</id><published>2007-12-14T16:49:00.000+08:00</published><updated>2007-12-14T17:26:27.625+08:00</updated><title type='text'>serba-serbi sejarah</title><content type='html'>&lt;div style="margin: 1ex;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:180%;"  &gt;&lt;b&gt;HATURESSY; HURANRIU; HULALIU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Oleh: Firman Latuconsina&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;      &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2JJ9Izn1VI/AAAAAAAAAfc/wTNxcU20esk/s1600-h/ase.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2JJ9Izn1VI/AAAAAAAAAfc/wTNxcU20esk/s400/ase.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143755039095379282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beberapa  abad setelah perang Alaka yang pertama melawan Portugis yang dipimpin  oleh kapitan Halapiri, Portugis tidak berhenti membujuk dan merayu Raja  Raja Uli Hatuhaha. Untuk menghentikan bujukan dan rayuan serta menyatakan  penolakannya, dalam tahun 1590 diputuskan dalam suatu utusan dengan  maksud menemui pihak Portugis guna menyampaikan maksud dan keinginan  mereka karena dalam kedudukannya menurut adat Hatuhaha, Raja Hatualasia  (Hulaliu) mempunyai fungsi sebagai juru bahasa (juru runding) dalam  menangani urusan kemasyarakatan termasuk juga hubungan dengan pihak  luar, maka telah diputuskan dalam musyawarah agar Raja Hatualasia yang  bernama Pikaihehe Laisina harus diutus. Perlu diketahui pula bahwa dalam  kedudukan menurut adat Hatuhaha, Raja Pelauw berfungsi sebagai Raja  Hatuhaha (upu Latu Nusa), Raja Rohomoni sebagai Imam (Imam Makakukui)  yang menangani urusan keagamaan, Raja Kailolo mengurus masalah ekonomi,  Raja Kabauw mengurus keamanan (panglima perang).  Karena Raja Hulaliu sebagai juru bahasa (juru runding),itulah sebabnya  maka ia diutus untuk menjumpai pihak Portugis guna menyatakan penolakan  mereka dan minta dihenikan pengiriman surat rayuan dan utusan ke Hatuhaha. Untuk perundingan itu diberikan tenggang waktu sebulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2JI0ozn1UI/AAAAAAAAAfU/ZpJ5bho8MuA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2JI0ozn1UI/AAAAAAAAAfU/ZpJ5bho8MuA/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143753793554863426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt; Berhasil atau tidak perundingan itu,bila telah tiba waktu yang ditentukan,  Raja Hulaliu harus kembali ke Alaka. Namun apa yang telah dijanjikan  telah diselewengkan oleh Raja Hulaliu dengan para pengiringnya.&lt;br /&gt;Rupanya telah terpengaruh dengan bujukan dan rayuan Portugis,sehingga  Raja Hulaliu bersedia melepaskan mahkota keIslamannya kemudian dibaptiskan  sebagai pengikut agama Katholik bersama para pengiringnya.&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1590. Rupanya pembaptisan itu belum  diketahui oleh penduduk Uli Hatuhaha di Alaka, sehingga mereka tetap  menunggu sampai waktu yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt; Ketika telah tiba waktu yang dijanjikan, sedangkan Raja Hulaliu dengan  pengiringnya beberapa orang belum juga kembali, maka seorang koerier  diutus untuk mencari tahu di mana mereka berada. Berita yang dibawa  oleh penyelidik tadi sangatlah mengecewakan para penguasa dan penduduk  Uli Hatuhaha karena mereka kembali dengan membawa kabar bahwa Raja Hulaliu  Pikaihehe Laisina dengan rombongannya telah dibaptiskan atau masuk agama  Kristen.&lt;br /&gt;Karena sebulan yang dijanjikan itu telah lewat sedangkan, Raja yang  diutus belum kembali, tercetuslah ucapan keresahan dari rekan rekannya  yang menunggu, sehingga terungkaplah suatu kapata yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "TUA LAISINA E OI NALA HURANE RIU AI EA, TAUSA EIRAI"  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;artinya:&lt;br /&gt;Kaka Laisina pergi sehingga telah lewat waktu sebulan, belum juga ia  kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kapata inilah asal kata Hulaliu, karena orang orang asing (Portugis)  sukar mengucapkan logat bahasa daerah atau bahasa tanah, maka HURANE  RIU atau HURANRIU menjadi HULALIU. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;      &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untuk  saudara Hatualasia Anai, apa yang sudah  terjadi di masa silam,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;kita  tidak bisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;kembali lagi. Tapi ini sejarah untuk anak cucu kita yang  ada di tanah perantauan. Dan buat seluruh basudara Hatuhaha, tetaplah  bersatu dalam ikatan kuat Hatuhaha Amarima Lounusa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="text-align: center;"&gt;      &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;“TAHA  WA ALE&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;TAHA  WA AUW&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;ITE  LO’OKA ISYAI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;LO’OKA  NUSA ISYAI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;NUSA  HATUHAHA BARAKATE”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-7492021225505111750?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/7492021225505111750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=7492021225505111750' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7492021225505111750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7492021225505111750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/12/serba-serbi-sejarah.html' title='serba-serbi sejarah'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2JJ9Izn1VI/AAAAAAAAAfc/wTNxcU20esk/s72-c/ase.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1990613166071960465</id><published>2007-12-13T23:26:00.000+08:00</published><updated>2007-12-14T00:08:57.853+08:00</updated><title type='text'>puisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ironi Negeriku&lt;/span&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Oleh:&lt;a href="http://www.blogger.com/rusli.tuasikal@gmail.com"&gt; Rusli Tuasikal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Aku pingin jadi seorang  penggembala?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Tapi sayaang, aku ngak punya  domba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Aku pingin jadi seorang sarjana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Tapi ternyata itu hanyalah hayalan  belaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Karena dunia pendidikan sekarang ini,  mahaaal men&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Aku pingin jadi apa lagi  ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Jadi bingung ni.....h, bantuin beta  doong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Karena Tuhan saya bilang, saya tidak  bisa hidup tanpa orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;Gimana solusinya ya  !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2FX4s21FVI/AAAAAAAAAeM/E_dJ8XDLebk/s1600-h/art.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2FX4s21FVI/AAAAAAAAAeM/E_dJ8XDLebk/s400/art.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143488881059239250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Sementara di negeri saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Pemimpinnya hanya memikirkan diri  &amp;amp; orang-orang dekatnya aja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Terus, ke mana saya harus berlari ya  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Mencari asa baru yang mungkin ada di  negeri lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Karena di negeri ini, saya bosan  bangaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Orang jarang menghargai karya orang  lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Yang ada hanyalah saling  sikut-sikutan dan saling menjatuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Akibatnya, alam ikut-ikutan  marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Musim penghujan, banjir  deeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Musim kemarau, negeri ini jadi  kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Tsunami, Tanah Longsor, Lumpur Lapindo  dll menjadi menu utama negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Aku dan yang lainnya,  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;hanya bisa ber'doa kepada Sang Maha  Semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Moga kapal yang kata orang-orang  "Gemah Ripah Loh &lt;strong&gt;Jinawi" &lt;/strong&gt;ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Bisa keluar dari badai dan amukan Nyi  Roro Kidul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;dan Nahkodanya tidak dikutuk seperti  Malingkundang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;S'moga...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;*Kupersembahkan untuk Saudara-saudaraku di &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;HIPPMAP Makassar&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Terus Berjuang Kawan, Sukses selalu untuk  semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1990613166071960465?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1990613166071960465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1990613166071960465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1990613166071960465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1990613166071960465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/12/puisi.html' title='puisi'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R2FX4s21FVI/AAAAAAAAAeM/E_dJ8XDLebk/s72-c/art.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-6167926029798864792</id><published>2007-12-04T11:47:00.000+08:00</published><updated>2007-12-04T14:50:38.371+08:00</updated><title type='text'>opini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Merevitalisasi Ghiroh Intelektual Kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: &lt;a href="http://ruslatuconsina.blogspot.com"&gt;Rus'an Latuconsina&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Niscaya Allah meninggikan orang-orang yang&lt;br /&gt;beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi&lt;br /&gt;ilmu pengetahuan beberapa derajat"&lt;br /&gt;(Q.S. al-Mujaadilah (58): 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R1TxnM21FRI/AAAAAAAAAdY/9Lvcw_i25l0/s1600-R/acd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R1TxnM21FRI/AAAAAAAAAdY/7CZK1ByFLqg/s400/acd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139998730504967442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisan singkat ini tidak bermaksud untuk menggurui siapapun, namun penulis dedikasikan sebagai bahan renungan bersama kita. Sebagai muslim yang berkeyakinan tauhidi, sudah selayaknya masing-masing kita menginsafi hakikat eksistensial diri sebagai hamba (abdi-Allah) dan khalifatullah, yang selalu sadar diri akan seluruh realitas, baik makro kosmos (alam semesta) maupun mikro kosmos ( ma'rifatun-nafsi) serta dinamika sosial kemanusiaan yang kesemuanya dalam bingkai tawakkal kepada Allah dan penjalinan intensionalitas (muzakarah) kepada Allah Yang Maha Akbar. Dari sikap berserah diri secara tulus dan pasrah (islam) kepada Sang pemilik imperium langit dan bumi inilah, maka diharapkan kita sebagai manusia dapat mengukir karya-karya yang berguna bagi peradaban kemanusiaan di muka bumi, di samping pengharapan kebahagiaan pasca eskatologis (akhirat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R1Tu6821FQI/AAAAAAAAAdQ/2Sgd3pul5Ao/s1600-R/az.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R1Tu6821FQI/AAAAAAAAAdQ/WB-bEjw1Poo/s400/az.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5139995771272500482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari kutipan ayat al-Qur'an di atas, dapat kiranya kita mengetahui bahwa dalam Islam, posisi dan peran para ilmuwan sangat dihargai. Namun dengan penegasan bahwa cakupan ilmuan yang dimaksud tidak terbatas dalam defenisi ilmuan modern &lt;span style="font-style: italic;"&gt;an sich&lt;/span&gt;, yang hanya memberikan pembatasan legitimasi epistemik yang kemudian membawa implikasi pemenjaraan hakikat keilmuan itu sendiri ke dalam koridor sempit metode ilmiah. Penghargaan atas para pencari ilmu adalah konsekuensi logis dalam keberislaman , karena ajaran Islam yang dibawa oleh rasulullah Saw sangat menekankan pentingnya mencari ilmu. Syahadat sebagai gerbang pengakuan keberislaman sarat dengan urgensitas keilmuan, dimana di situlah terletak momen persaksian (syahadah) akan keberadaan dan kekuasaan Sang Penguasa alam semesta yang Ahad. Persaksian yang  intensif dan epistemik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aras urgensitas keilmuan dalam doktrin keagamaan kita, maka sudah selayaknya sebagai muslim, kita senantiasa harus mengaplikasikan titah dan wejangan langit tersebut guna memenuhi dan melengkapi diri kita, menuju proses pencerahan diri menjadi insan yang lebih baik menurut wejangan langit (al-Qur'an) tersebut menjadi insan kamil atau ulil albaab. Proses pencerahan yang tidak terbatas pencerahan ala &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aufklarung&lt;/span&gt; di Eropa yang mengeliminir aspek intuitif, namun pencerahan paripurna, tepadu, pencerahan langit dan bumi, pencerahan spiritual dan intelektual. Kata Denias, itu sudah...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai keutamaan berilmu ini, marilah kita menengok kembali di masa salafussaleh, ghiroh pendalaman keilmuan yang beriringan dengan pemerkayaan kualitas spiritual seseorang di zaman itu. Amirul mu'minin Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a pernah berkata: "Kelirulah orang yang menyombongkan harta dan keturunannya sebab hanya pengetahuan dan kebaikan akhlak yang patut dibanggakan". Di tempat lain beliau juga berpesan "Barangsiapa yang tidak berpengetahuan, maka dia tidak bernilai (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hasab)&lt;/span&gt;"; "Tak ada nilai yang lebih berharga dibandingkan dengan ilu pengetahuan (adab)". Rasulullah Saw pernah bersabda yang diriwayatkan at-Tirmidzi dari abu Ummah: " Keutamaan orang 'alim atas orang ahli ibadah adalah seperti keutamaanku atas orang yang paling rendah dari sahabatku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berarti bahwa ketika kita menjinjing identitas kemahasiswaan saat ini, secara otomatis telah memenuhi kriteria orang berilmu (intelektual) sesuai dengan tuntutan agama kita yang agung. Sekadar diketahui bahwa identitas ke-intelektualan kita saat ini saat sebagai mahasiwa atau pelajar, menurut hemat penulis adalah masih sekadar intelektual tradisional ( Antonio Gramsci), atau intelektual berkesadaran mitos (Paolo Freire) serta intelektual picisan (ArieF Gunawan). Hal ini karena kita sebagai kaum yang dikatakan terpelajar masih terjebak di dalam kerangka berpikir yang menyesatkan secara paradigmatik, berkiblat kepada epitemologi metode ilmiah yang dibakukan di kampus dan sekolah yang narsis, destruktif serta parokialistik serta mengamininya sebagai satu-satunya alternatif metode pencapaian kebenaran. Akhirnya pikiran dan tingkah laku kita seolah-olah menjadi manusia mesin (Marcuse). Konsekuensinya, dalam tataran aksiologi, kita hanya menenteng keintelektualan kita sebatas simbol karena daya kemanusiaan kita telah termandulkan secara sistematis, menjadi teralienasi dari realitas yang zalim (Marx).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu anak kandung resmi modernitas adalah sekolah dan universitas tempat kita dididik, atau dalam bahasanya Eko Prasetyo, mahasiswa menjadi olahan pabrik dan pabrik adalah kampus atau sekolah yang kelak akan menawarkannya ke tengah-tengah etalase pasar global.  Sebagai produk sekolah, sudah tentu kesadaran mahasiswa atau pelajar akan terkonstruk menjadi kesadaran robot dan kemudian akan berbangga diri dalam ketaksadaran sebagai robot yang hanya pandai atas ilmu yang diinjeksikan oleh pabrik robot.  Karena itu, ilmu yang berlandaskan iman ingin menghidupkan obor eksistensi kemanusiaan yang syahdu dan teduh (Muhidin M. Dahlan) yang selama ini telah menjadi kurban dari proyek ambisius &lt;span style="font-style: italic;"&gt;genocida industrial&lt;/span&gt; (Teodore Adorno), sebuah mega-proyek yang telah mencin-cang-cincang otentisitas manusia di bawah kendali budaya mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa pentingnya berilmu dengan cara melahap seluas dan sedalam-dalamnya bagi diri serta menjadi bekal untuk mengukir peradaban yang lebih baik.  Minimal hal ini dapat kita lakukan mulai dari diri sendiri serta hal-hal yang kecil (AA Gym). Membaca buku adalah aktivitas intelektual yang sangat bagus. Mungkin kita bisa mengambil ibroh atau pelajaran dari mendiang Mohammad Hatta. Beliau adalah pemimpin bangsa kita yang kutu buku tulen. Beliau berhasil membawa pulang gelar doktorandus ekonomi dari negeri Belanda dengan kekayaan buku yang dikoleksinya sebanyak 16 peti. Meski menamatkan studinya agak lama, yakni sebelas tahun, namun beliau sangat luas dan dalam dengan pengetahuan serta pengalaman politik di benua Eropa. Beliau adalah penggiat Indonesische Vereeniging (Perhimpunan Indonesia, PI) di Negeri Belanda serta pernah menjadi Ketuanya. Selain itu, beliau aktif menggalang relasi politik atas nama PI dengan organisasi sosialis serta forum konferensi anti imperialisme di sana. Selain itu,  beliau juga membangun hubungan politik dengan para mahasiswa Asia dan afrika yang belajar di Eropa. Dengan kepandaiannya akibat dari kehausan intelektual selama masa pendidikannya yang dimulai di tanah kelahirannya Sumatra Barat hingga Belanda, beliau kemudian terlibat aktif sebagai pemimpin pergerakan sosial-politik di tanah air sepulang dari Belanda. Beliau kemudian mempersembahkan karya intelektualnya (buku Alam Pikiran Yunani) sebagai mahar pernikahan beliau dengan ibunda Meutia Hatta Swasono. Selamat melahap buku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-6167926029798864792?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/6167926029798864792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=6167926029798864792' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6167926029798864792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6167926029798864792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/12/opini.html' title='opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/R1TxnM21FRI/AAAAAAAAAdY/7CZK1ByFLqg/s72-c/acd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1239723282323588571</id><published>2007-10-03T15:29:00.000+08:00</published><updated>2007-10-03T22:29:54.918+08:00</updated><title type='text'>Training</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Training Anggota HIPPMAP Usai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh : Rus'an Latuconsina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ntuk yang pertama kalinya HIPPMAP mengadakan training anggota. Setelah usianya yang kedelapan ini, barulah ada kesempatan untuk mengadakan training yang merupakan pintu legalitas diakuinya setiap pemuda, pelajar atau mahasiswa Pelauw yang tinggal di Makassar sebagai anggota HIPPMAP. Sebelum ini HIPPMAP &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkn54pm7I/AAAAAAAAAW4/LFEahn_IjsQ/s1600-h/S4020238.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkn54pm7I/AAAAAAAAAW4/LFEahn_IjsQ/s320/S4020238.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117114607083297714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;telah tiga kali mengadakan training dalam bentuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang dikhususkan bagi pelajar sekolah menengah di desa Pelauw. Tercatat mulai tahun 2000 (APH I), tahun 2003 (APH II) dan tahun 2006 (APH III). Sudah banyak pelajar Pelauw yang telah menjadi anggota lokal HIPPMAP sampai saat ini dan mereka tersebar kini di beberapa kota untuk beberapa urusannya. Lepasan LDK HIPPMAP yang tiga generasi itu sekarang telah mewarisi kepemimpinan di tubuh badan pengurusnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Training di Markaz Perintis Empat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata pepatah, tak ada semen, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gaba-gaba&lt;/span&gt; pun jadi. Tak ada gedung yang mewah dan layak, lorong pondokan pun bisa berfungsi. Itulah yang dialami oleh anak-anak HIPPMAP saat ini. Saking kreatifnya sehingga mereka tidak begitu berharap terhadap uluran tangan dari siapapun untuk memberikan sumbangan materil yang selama ini dalam pengalaman berorganisasinya hal tersebut selalu menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hatu pira-pira&lt;/span&gt; sandungan setiap kegiatan. Bahwa tanpa stok dana yang banyak pun setiap agenda organisasi dapat disukseskan. Hal ini adalah sebuah kemajuan kesadaran, post-duit. Ini kemungkinan berimlikasi menguatkan sikap independensi kader dalam mengawal setiap program kerjanya. Independensi tanpa intervensi siapapun dengan dalil sumbangan fulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkoJ4pm8I/AAAAAAAAAXA/J3poQ5z01zA/s1600-h/S4020253.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkoJ4pm8I/AAAAAAAAAXA/J3poQ5z01zA/s320/S4020253.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117114611378265026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengambil tema " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Intelektual Tercerahkan; Aktualisasi Amar Ma'ruf Nahi Munkar&lt;/span&gt;",  training  anggota dilaksanakan dalam kondisi sederhana, namun tetap bermuatan.  Pondokan yang dihuni beberapa mahasiswa Pelauw di jl. Perintis Kemerdekaan IV Lr.1 disulap menjadi tempat yang nyaman dan menarik untuk training. Karpet plastik hijau milik organisasi dibentangkan memanjang di atas lantai semen yang telah dibersihkan. Lorong di pondokan itu dibersihkan, ujung lorong dibatasi karpet biru dan tirai sederhana dari kertas koran. Di tengahnya dibentangkan spanduk acara berwarna hitam dengan hurup hasil kreasi manual berwarna putih. Di dinding lorong ditempeli guntingan gambar yang lucu-lucu beserta komentarnya yang digunting dari koran menjadi sejenis majalah dinding(mading), membuat seru suasana. Lorong dipermak hampir setengah hari, akhirnya balon-balon lampu putih digantung menerangi lorong yang berukuran sekitar 2X9 meter saat beduk magrib mulai berbunyi tanda buka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peserta cukup banyak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tawwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;raining dimulai ba'da shalat tarawih. Molor waktu lebih dari satu jam, acara pembukaan dimulai. Setelah acara pembukaan, training pun dimulai dengan diarahkan oleh steering committee yang terdiri dari Lardi Tualepe, Darni Latuconsina dan Abdul Haji Talaohu. Selanjutnya materi pertama, Metode Persidangan dibawakan oleh  Rus'an Latuconsina. Setelah itu, peserta dibuat berpikir serius saat materi Tauhid dan Dialektika Ideologi Dunia yang diantarkan oleh kanda Muhammad Kasman, SE. Peserta yang berjumlah 26 orang itu kemudian mengikuti materi Kemahasiswaan yang dibawakan oleh Kanda M. Azis  Tuasikal dan setelah itu materi Keadministrasian oleh Kanda Anwar Latupono. Selanjutnya materi Keorganisasian, Kritik Nalar Sistem Pendidikan dan materi Darah dan Air Mata Syuhada diantarkan oleh Kanda Sikur Tuakia, SH. Materi terakhir oleh Ketua Umum, yakni Ke-HIPPMAP-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampai pagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkoZ4pm9I/AAAAAAAAAXI/Ve4nDuwRdTI/s1600-h/S4020298.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkoZ4pm9I/AAAAAAAAAXI/Ve4nDuwRdTI/s320/S4020298.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117114615673232338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menjelang setengah jam imsak, acara diskorsing untuk makan sahur. Setelah shalat subuh kemudian materi dilanjutkan sampai pagi. Walau kantuk dan lelah, peserta cukup antusias mengikuti materi. Namun sayangnya kondisi di atas hanya berlaku untuk peserta mahasiswa angkatan 2007. Selain dari itu, yakni angkatan 2004, 2005 dan 2006 yang memang diwajibkan untuk ikut, banyak dari mereka sangat mengecewakan karena tidak begitu menghargai forum training hari itu. Akhirnya, pada saat evaluasi kelulusan peserta, kebanyakan peserta angkatan 2007 yang berada di posisi atas, sementara angkatan lainnya banyak yang terpaksa lulus bersyarat. Akhirnya semuanya berkemas-kemas dan pulang ke pondokannya masing-masing, setelah acara penutupan yang dipungkasi dengan doa yang sangat panjang oleh Kanda Sikur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1239723282323588571?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1239723282323588571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1239723282323588571' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1239723282323588571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1239723282323588571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/10/training.html' title='Training'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RwOkn54pm7I/AAAAAAAAAW4/LFEahn_IjsQ/s72-c/S4020238.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1358167914601100474</id><published>2007-09-10T15:45:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T16:27:14.013+08:00</updated><title type='text'>forum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rapat Kerja BP. HIPPMAP Sukses&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh: Om Admin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tak ada tali  rafia, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;haru ainyi&lt;/span&gt; pun jadi&lt;br /&gt;tak ada gedung, alam terbuka pun jadi&lt;br /&gt;kawan...&lt;br /&gt;alat bukan masalah&lt;br /&gt;tapi spirit itulah roda&lt;br /&gt;roda yang akan menggilas kepongahan ego&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT-gecIarI/AAAAAAAAAVk/oZSjJQHj2-8/s1600-h/PIC_0456.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT-gecIarI/AAAAAAAAAVk/oZSjJQHj2-8/s400/PIC_0456.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108487711225309874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lagi-lagi, anak-anak HIPPMAP mengadakan rapat kerja (Raker) di tepi danau Unhas Tamalanrea. Acara ini dihadiri oleh lebih dari dua puluh orang dan berjalan lancar sampai usai. Memilih danau Unhas lagi sebagai tempat raker bukanlah problema bagi teman-teman yang sebagian besar adalah mahasiswa itu. Persoalan sederhanya tempat bukanlah masalah, namun substansi kegiatan itulah yang sangat penting. Meski demikian sederhananya dan apa adanya, Raker berjalan sesuai dengan mekanisme protokoler dengan tertib. Acara dimulai sekitar pukul 16.30 WITa dan berakhir sekitar pukul 22.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara pembukaan diantarkan oleh Saoda Talaohu sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;master of ceremony &lt;/span&gt;(MC). Selesai acara pembukaan,  diisi dengan  acara makan  bersama.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kasbi  &lt;/span&gt;rebus, nasi putih, ikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mey sasoha&lt;/span&gt;, sayur kangkung gudangan, sambal belimbing dan krupuk sudah membuat nikmat dan kenyang seluruh peserta. Selesai makan, persidangan pleno-plenoan dimulai, dengan sidang pendahuluan dipimpin oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;steering committee, &lt;/span&gt;Kanda Lardi Tualepe. Peserta selanjutnya diberi kesempatan untuk mengangkat pimpinan sidang pleno yang baru, yang kemudian terpilih adalah tiga orang senior,  yakni  Kanda Anwar Latupono, Kanda Ansas  Ali Gifarrie Tuankotta dan Yunda Darni Latuconsina. Ketiga pimpinan sidang ini kemudian memimpin persidangan sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT-gecIasI/AAAAAAAAAVs/Ic3glHhOqsA/s1600-h/PIC_0449.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT-gecIasI/AAAAAAAAAVs/Ic3glHhOqsA/s400/PIC_0449.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108487711225309890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penghujung kisah, Raker kemudian berpindah tempat ke pulau kecil di tengah danau Unhas, karena hari berganti gelap, sementara tempat yang lama tidak memiliki tiang lampu. Peserta kemudian menjadi kreatif ketika di tengah pulau kecil itu pun tiang lampu yang ada tidak berfungsi seperti saat acara pelantikan kemarin. Akhirnya, saat itu ketika bayang-bayang lembayung maghrib telah terkulum sang malam dan langit semakin menyembunyikan cahayanya, teman-teman kemudian berinisiatif menerangi forum dengan lilin. Maka nuansa baru pun tercipta pada malam hari itu. Di tengah danau, langit yang gelap, suasana danau yang sejuk tanpa bisingan kehidupan, terbentuk sebuah forum kecil yang dikelilingi oleh lilin-lilin kecil. Apa ya kira-kira istilahnya...hehehe... tanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt; yang berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum di tengah kerlingan cahaya lilin putih ini ini diisi dengan presentasi masing-masing komisi yang telah sebelumnya menggodok rancangan program kerja untuk seluruh bidang di kepengurusan kali ini. Acara selain dihadiri oleh badan pengurus, juga dihadiri oleh para senior, non pengurus dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ade-ade&lt;/span&gt;  mahasiswa baru. Raker ditututup dengan doa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1358167914601100474?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1358167914601100474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1358167914601100474' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1358167914601100474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1358167914601100474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/forum_10.html' title='forum'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT-gecIarI/AAAAAAAAAVk/oZSjJQHj2-8/s72-c/PIC_0456.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-6582983329081263475</id><published>2007-09-10T14:31:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:37:18.136+08:00</updated><title type='text'>forum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Lingkar Kajian Anak-anak HIPPMAP (kajian kedua)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hisyawakanletters.blogspot.com/"&gt;Oleh: Rus'an Latuconsina&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarah filsafat keagamaan yang pernah ada di muka bumi, setidaknya terdapat empat frame berpikir mengenai hakikat keagamaan beserta kritik atasnya, yakni dalam beberapa abad belakangan ini.  Feuerbach, Auguste Comte, Nietzche dan Karl Marx pernah menorehkan gagasan yang sangat membekas  di atas memori dialektika  pandangan hidup kemanusiaan. Gagasan keempat tokoh yang terkemuka dalam filsafat dan sosiologi keagamaan ini telah diapresiasi sekian lama dalam dunia intelektual dan pergerakan sosial, entah dipuja maupun ditelanjangi semua akar pemikirannya. Dimana Feuerbach (dari Jerman) menghotbahkan perlunya domestifikasi dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;safety personal self &lt;/span&gt;demi menjaga masing-masing individu dari kerentanan 'jamur-jamur' sosial yang memelintirkan sifat-sifat dasariah manusia yang cenderung kepada kebaikan. Individu manusia diasingkan dari masyarakat demi memelihara kemurnian naluri kebaikan yang inheren mada jiwa manusia. Sehingga interaksi dan organisasi sosial adalah sebuah 'keburukan'. Harap dimaklumi bahwa ini adalah sebuah refleksi intelektual sebagai cerminan dari realitas sosial konteks Eropa pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTzmucIapI/AAAAAAAAAVU/gKHr-jNdg-g/s1600-h/le.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTzmucIapI/AAAAAAAAAVU/gKHr-jNdg-g/s400/le.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108475723971586706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di sisi lain Auguste Comte membagi perkembangan wawasan kemanusiaan kedalam tiga fase, yakni fase mitologi, fase metafisika (agama) dan fase ilmu pengetahuan. Comte yang adalah seorang sosiolog keagamaan mengklaim ini tentunya dengan tanpa analisis yang cermat. Namun tentu saja analisis ini memiliki kekurangan yang tak terelakkan, apalagi dikaitkan dengan metode &lt;span style="font-style: italic;"&gt;falsifikasi&lt;/span&gt; dari Karl Popper.  Friederic Nietzche yang menjadi ikon intelektual Adolf Hitler terpaksa harus membunuh Tuhan dengan mengatakan bahwa Tuhan telah lama mati dan kematian itu disambut-Nya dengan secuil senyuman indah. Nietzche adalah filosof nihilisme yang kesohor di dunia filsafat kontemporer, dibesarkan di Jerman dan menghabiskan sisa umurnya dalam beberapa tahun terakhir dalam keadaan gila. Pemikirannya yang 'gila' antara lain termuat dalam karyanya "Sabda Zarathustra" dan "Ecce Homo".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karl Marx adalah tokoh aliran kiri yang sangat dikenal dunia. Kaitannya dengan agama adalah bahwa pria berjanggut lebat berdarah Yahudi-Kristen Jerman ini membuat terkenal 'jampi-jampi' Feuerbach, "Religion is opium...", agama adalah candu masyarakat. Bahwa agama (Kristen) hanya dijadikan penenang (opium) bagi masyarakat yang sedang sakit dengan keterkungkungan sistematis dari kaum penindas, pemodal, borjuis yang pro status quo. Agama dikhotbahkan untuk meninabobokan masyarakat yang sedang tak berdaya. Akibatnya sifat apatisme menjamur membuat kaum yang tertindas, terhisap, terhegemoni, ploretar menjadi semakin tak berdaya. Maka untuk melawan kaum penindas, dibutuhkan langkah yang radikal, yakni melawan setiap anasir yang anti perubahan. Diantara anasir tersebut adalah pihak gereja dan kaum pemodal serta bangsawan yang hanya mementingkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;privillege&lt;/span&gt;-nya. Agama dalam artian bahwa otorotas penafsiran agama itu harus dilawan, sehingga persoalan yang menjadi penting dan krusial menjadi terbatasi pada wilayah sosiologis kemanusiaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;an sich&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIPPMAP mengadakan kajian untuk kedua kalinya di tepi danau Unhas dengan membahas topik yang dibatasi pada telaah atas filsafat keagamaan dari keempat tokoh di atas. Hadir sebagai pembicara adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ust.&lt;/span&gt; Inu dan dihadiri oleh lebih dari sepuluh peserta dari teman-teman HIPPMAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-6582983329081263475?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/6582983329081263475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=6582983329081263475' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6582983329081263475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6582983329081263475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/forum_09.html' title='forum'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTzmucIapI/AAAAAAAAAVU/gKHr-jNdg-g/s72-c/le.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5881968703305565868</id><published>2007-09-10T12:32:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T12:59:09.240+08:00</updated><title type='text'>ucapan selamat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTOeecIaoI/AAAAAAAAAVM/ZQXFLVB6Y_4/s1600-h/K%27Eros.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 196px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTOeecIaoI/AAAAAAAAAVM/ZQXFLVB6Y_4/s200/K%27Eros.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108434900307438210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;selamat atas dilantiknya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanda Saleman Latupono&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sebagai Ketua Umum BP. HIPPMAP Periode 2007-2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;semoga dapat mengawal amanah dengan sukses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;      amin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;                            keluarga besar hippmap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5881968703305565868?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5881968703305565868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5881968703305565868' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5881968703305565868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5881968703305565868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/ucapan-selamat_09.html' title='ucapan selamat'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuTOeecIaoI/AAAAAAAAAVM/ZQXFLVB6Y_4/s72-c/K%27Eros.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-8087641983813114126</id><published>2007-09-07T21:25:00.000+08:00</published><updated>2007-09-07T21:55:39.448+08:00</updated><title type='text'>Forum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BP HIPPMAP yang Baru Dilantik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hisyawakanletters.blogspot.com/"&gt;Oleh : Uchek Maraparry&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFX8ecIalI/AAAAAAAAAUw/fhQ3-fP46jQ/s1600-h/PIC_0603.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFX8ecIalI/AAAAAAAAAUw/fhQ3-fP46jQ/s320/PIC_0603.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107460148889676370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di bawah pendaran cahaya bulan sabit dan kerlipan bintang di petala langit nun jauh ditemani gemericik air danau yang terusik permainan malam kawanan ikan yang mungkin saja tengah menikmati ekstase zikirnya memuji Sumber Hakikat Cinta yang telah memungkinkannya beserta rerantingan dan batu-batuan menyenandungkan kesyukuran dan mendengungkan mudzakarahnya, sekelompok anak muda tengah bersiap-siap membentangkan selembar spanduk hitam dan tiga helai karpet plastik, demi kata sukses tertahbiskan pada malam itu, kata sukses yang meruap dari penuntasan acara organisasi yang sakral di malam itu. Malam pelantikan Badan Pengurus HIPPMAP periode 2007-2008 M yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam itu udara tidak begitu dingin. Angka waktu di ponsel teman-teman menunjukkan pukul 20.15 WITa. Acara pelantikan dimulai. Diantarkan oleh MC (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;master of ceremony) &lt;/span&gt;Yuni Salampessy, acara berjalan lancar sampai selesai diliputi suasana persaudaraan (basudara; spirit maningkamu) yang kental namun tetap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;enjoy&lt;/span&gt;. Sebelum sesi kata-kata sambutan,  acara  pelantikan  dilaksanakan dengan khidmat dan sakral.  Mereka (BP HIPPMAP) dilantik oleh Kanda Sikur Tuakia, SH  selaku Dewan Pelindung/Penasihat HIPPMAP.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Acara ditutup dengan doa. Selanjutnya semuanya makan bersama, makan nasi bungkus untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tano'ar&lt;/span&gt; malam dan dipungkasi dengan foto bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-8087641983813114126?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/8087641983813114126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=8087641983813114126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8087641983813114126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8087641983813114126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/forum_6268.html' title='Forum'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFX8ecIalI/AAAAAAAAAUw/fhQ3-fP46jQ/s72-c/PIC_0603.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5912535881950238977</id><published>2007-09-07T20:41:00.000+08:00</published><updated>2007-09-07T21:23:06.738+08:00</updated><title type='text'>Forum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Acara Pelantikan Diwarnai Kajian Ilmiah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hisyawakanletters.blogspot.com/"&gt;Oleh: Uchek Maraparry&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Perubahan sosial harus didahului dengan&lt;br /&gt;proses pencerahan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;an i&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ntelektual dan&lt;br /&gt;spiritual bagi masyarakat. Ketika&lt;br /&gt;masyarakat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt; telah tercerahkan,&lt;br /&gt;mereka sendiri yang akan bergerak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;S&lt;/span&gt;ebuah langkah maju mulai digoreskan di HIPPMAP. Untuk mewarnai acara pelantikan Badan Pengurus (BP) HIPPMAP yang baru &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFPqOcIakI/AAAAAAAAAUo/5a12Fwysvhs/s1600-h/PIC_0553.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFPqOcIakI/AAAAAAAAAUo/5a12Fwysvhs/s320/PIC_0553.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107451039264041538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dibentuk, maka diadakan kajian ilmiah dengan topik "Agama dan Logika" yang diantarkan oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ust.&lt;/span&gt; Inu, seorang mahasiswa, tepatnya aktivis Islam yang mendalami ilmu filsafatnya di Qum, Iran. Teman-teman HIPPMAP yang hadir sebagai peserta kajian terlihat antusias dalam mengikuti materi yang disampaikannya selama lebih dari tiga jam itu. Kajian berlangsung dalam format ceramah dan selanjutnya diskusi dua arah antara peserta dan pemateri. Materi yang disampaikan beruntut mulai dari pengantar logika dan logika dalam beragama, hingga menyinggung topik diskusi filsafat dan teori sosial non pemula. Pada saat sesi diskusi, peserta terlihat aktif dalam berargumen. Forum menjadi hidup dan sesekali pemateri menyampaikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ibroh&lt;/span&gt; (pelajaran) dari pengalaman aktor revolusi Iran dalam konteks perubahan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFObecIajI/AAAAAAAAAUg/5gsJTYURG40/s1600-h/PIC_0554.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFObecIajI/AAAAAAAAAUg/5gsJTYURG40/s320/PIC_0554.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107449686349343282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kajian berlangsung di pulau kecil di tengah danau Unhas dengan posisi melantai bersila di atas karpet plastik pusaka HIPPMAP. Sekitar lima belas orang duduk melingkar dekat pemateri di bawah sebuah gazebo mini dan suasana diskusi pun mengalir didukung suasana danau yang sejuk pada sore hari. Setelah ikut kajian, acara dilanjutkan dengan pelantikan yang berlangsung malam hari di tempat yang sama, di bawah sorotan cahaya lampu terang dari tiang lampu yang berdiri tegak di tepi  pulau kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5912535881950238977?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5912535881950238977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5912535881950238977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5912535881950238977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5912535881950238977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/forum_07.html' title='Forum'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFPqOcIakI/AAAAAAAAAUo/5a12Fwysvhs/s72-c/PIC_0553.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-17805462412082299</id><published>2007-09-07T19:19:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:41:17.183+08:00</updated><title type='text'>Forum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Nuslub di Danau Unhas; Nuansa baru, Ketum baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hisyawakanletters.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh: Rus'an Latuconsina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terik mentari siang hari membakar ubun-ubun. Langit Tamalanrea sangat cerah tanpa kelebatan awan gelap menjelaga. Kendaraan angkot &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pete-pete&lt;/span&gt; berseliweran dalam jurusannya masing-masing, berpacu dengan kabut debu dan bisingan deru mesin-mesinnya. Sementara ratusan manusia hanyut dalam aktivitasnya sendiri. Semuanya mengalir begitu saja. Unhas yang berjuluki kampus merah di tempat ini pun tak ketinggalan aura sibuknya. Mahasiswa yang keluar masuk kampus, pete-pete, motor, bis sampa gerobak sampah dan gerobak penjual bakso dan air tahu dingin. Hiruk pikuk kesibukan ini beralih tatkala memasuki areal danau Unhas yang terletak di sekitar pintu masuk kampus ayam jago ini. Suasananya berubah kontras. Hembusan udara segar yang berpusar di sekitar kawasan danau yang teduh dan asri mengalihkan suasana sumpek dan gerah menjadi teduh dan sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFGE-cIaiI/AAAAAAAAAUY/GPwea2ukEVE/s1600-h/S4020040.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFGE-cIaiI/AAAAAAAAAUY/GPwea2ukEVE/s320/S4020040.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107440503709264418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di bawah tegakan pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ki hujan, pterocarpus indicus, &lt;/span&gt;mahoni, jati dan pohon keranjang yang mengelilingi areal danau yang teduh ini, hawa sejuk menerpa wajah yang dilebami sengatan ultra violet. Akhirnya sensasi kesejukan itu mengalir melenturi tegangan syaraf di ubun-ubun. Danau ini membisikkan pesan-pesan alamiah kepada siapa saja yang mengunjunginya. Anak-anak HIPPMAP kemudian mendapat giliran dalam ekstase alamiah yang serba gratis seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusama Luar Biasa (Nuslub) I HIPPMAP berlangsung di bawah tegakan mahoni dan tepat di bibir danau.  Dimulai dengan acara pembukaan sekitar pukul 13.30 WITa sampai dengan penutupan pada saat azan maghrib berkumandang di masjid kampus. Forum dihadiri sekitar dua puluh anggota HIPPMAP dan memiliki agenda inti laporan pertanggungjawaban (LPJ) BP HIPPMAP periode 2007-2008. Forum pleno yang membahasnya memutuskan LPJ di tolak setelah diadakan curah suara oleh seluruh peserta penuh forum yang hadir. Selanjutnya pada pleno pemilihan Ketua Umum yang baru terjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lobbying&lt;/span&gt; yang sangat menarik. Seluruh calon kandidat yang diusulkan tidak bersedia dan kemudian mengundurkan diri. Akhirnya forum diskorsing selama beberapa menit untuk melobi siapa yang 'berani' mengambil amanah '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ta'alas&lt;/span&gt;i &lt;span style="font-style: italic;"&gt;huway&lt;/span&gt;' ini. Pada kesempatan ini pun terjadi jalan buntu. Lagi-lagi tidak ada yang berani, masing-masing dengan apologinya sendiri. Menyadari keadaan yang bisa membahayakan organisasi seperti ini, dimana tidak ada lagi yang berani memikul amanah sebagai ketua umum,  akhirnya Eros (Saleman Latupono) yang sebelumnya telah menolak sebagai calon, setelah 'dibujuk' oleh beberapa senior, bersedia untuk maju. Demi penyelamatan organisasi, akhirnya dia bersedia mengambil jabatan ini, setelah tidak ada lagi yang bersedia. Forum kemudian menetapkannya sebagai Ketua Umum HIPPMAP periode 2007-2008, melanjutkan sisa masa jabatan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuslub I ini dilaksanakan dengan arahan tema "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Konsolidasi Internal dan Penguatan Perkaderan; Strategi Pembacaan Kemasadepanan". &lt;/span&gt;Bentuk forum melantai di atas karpet plastik yang dihamparkan di  atas rerumputan bibir danau dengan selembar spanduk hitam yang dibentangkan di posisi punggung pimpinan sidang yang selalu berkibar menantang tusukan angin danau.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-17805462412082299?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/17805462412082299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=17805462412082299' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/17805462412082299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/17805462412082299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/09/forum.html' title='Forum'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuFGE-cIaiI/AAAAAAAAAUY/GPwea2ukEVE/s72-c/S4020040.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1983372624602681651</id><published>2007-08-29T08:54:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:39:09.023+08:00</updated><title type='text'>Opini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuF8ROcIanI/AAAAAAAAAVA/XEeKtGgynPA/s1600-h/an.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuF8ROcIanI/AAAAAAAAAVA/XEeKtGgynPA/s200/an.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107500087790561906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapitan Pattimura Pegang Pulpen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ruslatuconsina.blogspot.com"&gt;Oleh:  &lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://ruslatuconsina.blogspot.com"&gt;Rus'an Latuconsina&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"...kalu bole au upu'u ti i salamat, wa'ai pahita agama Rasulullah..."--&lt;/span&gt;doa saat bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari Ujung Kalewang ke Ujung Pena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara empirik etnografis, semakin ke timur dari wilayah Indonesa (ya, Indonesa, kata Denias dalam film Denias) semakin gelap warna kulit, rambut mie, suara berat dan performa tubuh keras. Selain itu sebagian besar menempati wilayah pesisir yang menyebabkan kebudayaannya cenderung inklusif, toleran dan demokratis. Wilayah pesisir mudah menerima hal-hal baru, sebaliknya wilayah pedalaman cenderung elitis, eksklusif dan feodalistik. Bandingkan saja budaya masyarakat Maluku dengan Jawa pedalaman. Pernyataan di atas tampak simplistik, namun dalam batas tertentu ada benarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita tengok realitas yang ada di Maluku. Inklusifitas dalam varian corak berpikir dan bertindak yang boleh saya katakan ada pada masyarakat Maluku yang berbudaya pesisir ini merupakan konstruksi budaya yang berlangsung dalam epos sejarah yang panjang. Dialektika budaya memang tak pernah hilang sejak dulu dan selalu terjadi hibridisasi budaya seperti yang dikatakan oleh para teoritisi poskolonial dan cultural studies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat pedalaman Jawa yang agraris dengan bentangan sawah yang luas melahirkan struktur sosial hierarkhis. Ada pemilik sawah, tuan tanah, patron, bangsawan dan raja. Di sisi lain ada penggarap, petani miskin dan klien. Akhirnya kehidupannya menjadi paternalistik,  feodalistik dan pro status quo. Dibutuhkan ide-ide Karl Marx untuk mentransformasikannya. Sementara masyarakat Maluku meretaskan peradabannya dari doeloe sampai kini tanpa hamparan sawah yang selalu disahuti nyanyian-nyanyian lembut segemulai juntaian bulir padi ,  sehening atmosfir sawah dan senarai lengkingan seruling bambu.  Masyarakat Maluku dibesarkan dengan pilar-pilar pohon sagu yang mengekar menantang dan siap merobek paras langit yang berjuta solekan wajah. Masyarakat yang mengakrabi kehidupannya dengan riak buih,  goncangan ombak dan hantaman gelombang laut yang kadang menunduk marut dan pasrah diduduki pantat kora-kora, lepa-lepa dan arumbai maupun yang biasanya bergeliat, berpusar  dan menari-nari   menggetarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;simang-simang &lt;/span&gt;nelayan. Bukan bulir padi yang merunduk, namun bunga cengkeh yang mewangi di pucuk suluran dahan-dahan yang tegap menerawang. Bukan patron-klien,  bangsawanisasi dan strukturasi sosial vertikal, namun doktrin basudara, maningkamu dan pela-gandong yang meluhur dan membumi membentuk pola kehidupan yang endemik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... (nantikan selanjutnya)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1983372624602681651?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1983372624602681651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1983372624602681651' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1983372624602681651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1983372624602681651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/08/kapitan-pattimura-pegang-pulpen-oleh.html' title='Opini'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuF8ROcIanI/AAAAAAAAAVA/XEeKtGgynPA/s72-c/an.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5746503575740057082</id><published>2007-08-29T08:23:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:44:43.981+08:00</updated><title type='text'>Rapat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Nuslub di Danau Unhas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;" &gt;Oleh: Rus'an Latuconsina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT1o-cIaqI/AAAAAAAAAVc/Fccyomr0xW8/s1600-h/aa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT1o-cIaqI/AAAAAAAAAVc/Fccyomr0xW8/s400/aa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108477961649547938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah dua bulan lebih tidak ada penyelesaian organisatoris atas 'dinamika' internal semenjak rapat anggota yang dilakukan di sekretariat HIPPMAP pada Mei kemarin, akhirnya pada pertemuan silaturrahim yang diadakan kemarin (Selasa/28 Agustus, Red) di halaman Masjid Kampus Unhas, diputuskan untuk segera dilaksanakan Nusama Luar Biasa (Nuslub) sebagai forum resmi yang diatur oleh konstitusi. Rencananya akan dilaksanakan pada hari Ahad, 3 Agustus 2007 di tepi danau Unhas, dimulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00 WITa, insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari sepuluh anggota, plus Ketua Umum dan Pejabat MPO meski berlangsung singkat dari pukul 17.27 s.d 18.00 WITa. Selama rapat, peserta menunjukkan kecenderungannya untuk tetap melanjutkan eksistensi HIPPMAP, namun dengan catatan bahwa profesionalisme organisasi tetap harus dijaga, alias tidak sembarangan melakukan manuver yang 'menendang' sana-sini aturan-aturan organisasi. Sebagian besar peserta mengharapkan HIPPMAP kembali solid secara internal dan melakukan langkah-langkah strategis untuk pengembangan organisasi, terutama dalam wilayah perkaderan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5746503575740057082?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5746503575740057082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5746503575740057082' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5746503575740057082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5746503575740057082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/08/rapat.html' title='Rapat'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RuT1o-cIaqI/AAAAAAAAAVc/Fccyomr0xW8/s72-c/aa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-6247457072161595832</id><published>2007-06-09T23:05:00.001+08:00</published><updated>2007-06-09T23:08:33.476+08:00</updated><title type='text'>Akademika</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmrCRSUzTHI/AAAAAAAAAQ8/BuHDFCMtBgw/s1600-h/an.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmrCRSUzTHI/AAAAAAAAAQ8/BuHDFCMtBgw/s400/an.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5074081532418935922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-6247457072161595832?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/6247457072161595832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=6247457072161595832' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6247457072161595832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/6247457072161595832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/06/akademika_09.html' title='Akademika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmrCRSUzTHI/AAAAAAAAAQ8/BuHDFCMtBgw/s72-c/an.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-2612068255498577477</id><published>2007-06-09T12:08:00.000+08:00</published><updated>2007-06-09T12:37:23.899+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmotySUzTGI/AAAAAAAAAQk/Rm2htGPnA04/s1600-h/an.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmotySUzTGI/AAAAAAAAAQk/Rm2htGPnA04/s400/an.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5073918272122080354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-2612068255498577477?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/2612068255498577477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=2612068255498577477' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2612068255498577477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2612068255498577477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/06/blog-post.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RmotySUzTGI/AAAAAAAAAQk/Rm2htGPnA04/s72-c/an.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-7301718280490053721</id><published>2007-05-27T15:38:00.000+08:00</published><updated>2007-09-08T13:59:56.703+08:00</updated><title type='text'>hasil poling blog</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hasil poling menunjukan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bahwa 3 pemenang masing-masing:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;1. Pacho (66)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;2. Ajis     (17)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;3. Ricky  (6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hee itu kamong jaga poling kamong pung sandiri banya'-banya???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;nantikan hadiahnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;table bg border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="color:#ffffff;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;We're sorry, you've already voted in this poll!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Blog manakah yg mantap...?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt; &lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="1" cellspacing="0" width="500"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;center&gt;&lt;table bgcolor="Lavender" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/invisible.gif" colspan="3" height="1" width="140" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;&lt;b&gt;Selection&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; &lt;/td&gt;&lt;td valign="bottom"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;center&gt;Votes&lt;/center&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Komunitas Jomblo Matasiry&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Redbar.gif" height="12" width="6" /&gt; 2%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Pacho Latuconsina&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Orangebar.gif" height="12" width="181" /&gt; 60%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;66&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Fahmi Marasabessy&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Yellowbar.gif" height="12" width="15" /&gt; 5%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Rehan Talaohu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Greenbar.gif" height="12" width="15" /&gt; 5%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Ajis Talaohu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Bluebar.gif" height="12" width="47" /&gt; 15%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;17&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Ricky Latupono&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Pinkbar.gif" height="12" width="17" /&gt; 5%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Mecky Talaohu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Purplebar.gif" height="12" width="1" /&gt; 0%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Fay Talaohu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Graybar.gif" height="12" width="1" /&gt; 0%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Hisyawakan Letters&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Lightbluebar.gif" height="12" width="9" /&gt; 3%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Maraparry Letters&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Blackbar.gif" height="12" width="4" /&gt; 1%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Saleh Sahubawa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Redbar.gif" height="12" width="1" /&gt; 0%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Eros Latupono&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Orangebar.gif" height="12" width="1" /&gt; 0%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;Ratu Tuasikal&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Yellowbar.gif" height="12" width="6" /&gt; 2%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td align="right" width="140"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;masih bala tanto...!&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:Red;"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/Greenbar.gif" height="12" width="9" /&gt; 3%&lt;/nobr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/invisible.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/invisible.gif" height="1" width="200" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://pollcode.com/images/invisible.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-1;color:Red;"&gt;&lt;b&gt;110 votes total&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bg style="color:#ffffff;"&gt;&lt;td colspan="3" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:-2;color:#000000;"&gt;pollcode.com &lt;a href="http://www.pollcode.com/"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;free polls&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client = "pub-9639136181134974"; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250; google_ad_format = "300x250_as"; google_ad_type = "text_image"; //2007-02-09: pollcode google_ad_channel = "3206208542"; google_color_border = "FFFFFF"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "000099"; google_color_text = "000000"; google_color_url = "008000"; //--&gt;&lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt; &lt;/script&gt;&lt;iframe name="google_ads_frame" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/ads?client=ca-pub-9639136181134974&amp;dt=1189230844671&amp;amp;lmt=1189230844&amp;format=300x250_as&amp;amp;output=html&amp;correlator=1189230844671&amp;amp;channel=3206208542&amp;url=http%3A%2F%2Fpoll.pollcode.com%2F8BNv_result_duplicate&amp;amp;color_bg=FFFFFF&amp;color_text=000000&amp;amp;color_link=000099&amp;color_url=008000&amp;amp;color_border=FFFFFF&amp;ad_type=text_image&amp;amp;ref=http%3A%2F%2Fjongpelauw.blogspot.com%2F&amp;cc=100&amp;amp;ga_vid=1312386946.1189230845&amp;ga_sid=1189230845&amp;amp;ga_hid=1477954709&amp;flash=0&amp;amp;u_h=1024&amp;u_w=1280&amp;amp;u_ah=994&amp;u_aw=1280&amp;amp;u_cd=32&amp;u_tz=420&amp;amp;u_his=2&amp;u_java=true&amp;amp;u_nplug=8&amp;u_nmime=21" marginwidth="0" marginheight="0" vspace="0" hspace="0" allowtransparency="true" frameborder="0" height="250" scrolling="no" width="300"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://pollcode.com/process.cgi" name="create"&gt; &lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;color:#000099;"&gt;&lt;b&gt;&lt;nobr&gt;Create your own free poll in just seconds!&lt;/nobr&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;center&gt; &lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;img src="http://pollcode.com/images/yourquestion.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;nobr&gt;&lt;input name="question" style="font-size: 22px;" size="35" maxlength="150" type="text"&gt; &lt;input src="http://pollcode.com/images/createfree.gif" align="absbottom" type="image"&gt;&lt;/nobr&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-2;color:#cccccc;"&gt;       What is your favorite color? ... Who will be the next president?&lt;/span&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/center&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/form&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-2;color:#999999;"&gt;Poll powered by &lt;a href="http://pollcode.com/"&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;&lt;b&gt;pollcode.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.  Poll results are subject to error and are for entertainment only.&lt;br /&gt;pollcode.com does not pre-screen the content of polls created by pollcode.com customers.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;form&gt;&lt;input value="Back" onclick="history.go(-1)" type="button"&gt;&lt;/form&gt; &lt;/center&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-7301718280490053721?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/7301718280490053721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=7301718280490053721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7301718280490053721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7301718280490053721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/05/hasil-poling-blog.html' title='hasil poling blog'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5426207338344235662</id><published>2007-05-27T14:33:00.000+08:00</published><updated>2007-05-27T14:56:35.684+08:00</updated><title type='text'>Dinamika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keputusan Rapat Anggota: Nusama Luar Biasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dinamika baru muncul lagi. Sejarah baru di organisasi para pemuda dan kaum intelektual Pelauw yang ada di kota Daeng. Nusama Luar Biasa. Nusama atau Musyawarah Besar adalah forum kekuasaan pengambilan kebijakan tertinggi di HIPPMAP. Sementara Nusama Luar Biasa adalah forum setara Nusama, namun diadakan akibat keadaan 'genting' dan 'luar biasa' dan pelaksanaannya adalah sebuah keharusan, urgensif. Nusama Luar Biasa diatur di dalam konstiusi dalam rangka pembubaran organisasi atau pelanggaran konstitusi oleh Ketua Umum. Nah, di forum inilah semua permasalahan menyangkut dua kondisi di atas akan dibahas dan dicari solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa malam, 22 Mei 2007, bertempat di Sekretariat HIPPMAP, sekitar tujuh belas anggota menghadiri rapat anggota. Rapat anggota yang difasilitasi oleh Badan Pengurus ini berjalan lancar dan diliputi 'ketegangan' silang pendapat oleh para anggota. Peserta rapat sangat antusias berdiskusi, meski terjadi 'hal wajar' perbedaan argumen yang mencolok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat didahului dengan pembacaan surat somasi kader terhadap Ketua Umum. Selanjutnya Ketua Umum memberikan klarifikasi terhadap keputusannya terlibat dalam politik prakltis di Maluku Tengah, dengan memberikan dukungan tertulis kepada salah satu kandidat bupati  beberapa waktu yang  lalu. Klarifikasi ini mendapat tanggapan serius dari peserta rapat. Ada peserta yang menolak dan ada pula yang mendukung. Forum jadi tegang. Masing-masing memiliki argumen. Akhirnya, setelah berdebat (tidak sampai berkelahi loh), peserta bersepakat untuk mengadakan Nusama Luar Biasa sebagai forum yang pas untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5426207338344235662?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5426207338344235662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5426207338344235662' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5426207338344235662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5426207338344235662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/05/dinamika_4294.html' title='Dinamika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-1192473522232111422</id><published>2007-05-27T14:06:00.000+08:00</published><updated>2007-05-27T14:31:00.908+08:00</updated><title type='text'>Dinamika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tujuh Kader HIPPMAP &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mensomasi &lt;/span&gt;Ketua Umumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gayung bersambung. Klop sudah sebuah permainan yang cukup menyita pikiran orang-orang yang berenang di dalam riak arus dinamika kelembagaan ini. Tapi belum usai sampai di situ. Masih ada segunung persoalan menanti di pelupuk mata. Tanggung jawab kekaderan tak berhenti. Dinamika tetaplah menjadi  hukum sejarah. Ia menjadi keniscayaan yang memuncrat di setiap geliat dialektika anak-anak zamannya. Tak ketinggalan jong-jong Pelauw yang menafakuri desauan angin yang menghempas dan meliuk-liuk meninggi, hingga berkondensasi di ujung bukit, memerciki mata air kesuburannya bagi tetanaman yang berharap, beradu dalam segara kontestasi idealitas dan realitas di ta'alasi huwai HIPPMAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sempat memberi lampu hijau kepada Ketua Umum, Rahim Tuasikal, mengenai berbahayanya 'Surat Dukungan' bagi timbulnya resitensi anggota dan efek lainnya, akhirnya pada Selasa, 22 Mei 2007, bertempat di Sekretariat HIPPMAP, tujuh anggota melakukan somasi atau surat gugatan kepada ketua umum. Somasi adalah sebentuk komunikasi politik yang bersifat gugatan kepada pihak-pihak tertentu, entah pribadi, pejabat atau institusi yang diyakini dan terbukti melakukan pelanggaran. Dalam somasi pun tidak dibutuhkan massa atau dukungan yang banyak. Satu orang bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam somasi, mereka menuntut ketua umum segera mundur dari jabatannya dan bersegera mengadakan Nusama (Musyawarah Besar) Luar Biasa yang diatur dalam konstitusi. Perlu ditambahkan bahwa somasi ini muncul sebagai satu bentuk resistensi atau perlawanan para anggota yang tidak tega melihat ketua umum melakukan pelanggaran atas konstitusi yang menjadi pondasi HIPPMAP. Somasi tidak memiliki keterkaitan atau kepentingan politis dengan dinamika politik yang berlangsung di Kabupaten Maluku Tengah, namun ini hanyalah satu dinamika terbatas, urusan dalam negeri HIPPMAP dan sesuatu yang wajar dalam organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-1192473522232111422?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/1192473522232111422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=1192473522232111422' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1192473522232111422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/1192473522232111422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/05/dinamika_26.html' title='Dinamika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-642051652181240086</id><published>2007-05-20T16:27:00.000+08:00</published><updated>2007-05-20T17:23:25.849+08:00</updated><title type='text'>KAMPANYE LINGKUNGAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: courier new; font-style: italic;"&gt;hee.. iteka upulo saman'no...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Katong pung hutan sudah&lt;br /&gt;semakin berkurang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Sekarang debit air&lt;br /&gt;sungai juga semakin&lt;br /&gt;menurun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Wae Marake'e seng&lt;br /&gt;sama dulu lai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Wae Lapia hampir&lt;br /&gt;sama nasibnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Lebar sungai&lt;br /&gt;semakin menyempit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Daerah Aliran&lt;br /&gt;Sungai mulai terganggu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Samua ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Bukan lain akibat&lt;br /&gt;katong pung&lt;br /&gt;tangan-tangan jahil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;katong harus bertindak sekarang,&lt;br /&gt;jang tunggu besok...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:courier new;" &gt;Lindungi katong pung hutan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:courier new;" &gt;Katong kelola bae-bae jua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wae Lapia &lt;/span&gt;deng&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Wae Marake'e&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAOXYOHyeI/AAAAAAAAAIc/9Qm_RpZRkUs/s1600-h/an4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAOXYOHyeI/AAAAAAAAAIc/9Qm_RpZRkUs/s320/an4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066565375593269730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;jaga katong pung &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;mange-mange di pante&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAOqYOHyfI/AAAAAAAAAIk/I2n2mvyLhqY/s1600-h/an1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAOqYOHyfI/AAAAAAAAAIk/I2n2mvyLhqY/s320/an1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066565702010784242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAO9oOHyhI/AAAAAAAAAI0/Ibz1K-OYivg/s1600-h/an5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAO9oOHyhI/AAAAAAAAAI0/Ibz1K-OYivg/s320/an5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066566032723266066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Amankan  terumbu karang,&lt;br /&gt;Sampe jua,&lt;br /&gt;jang  bom ikan lai...!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-642051652181240086?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/642051652181240086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=642051652181240086' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/642051652181240086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/642051652181240086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/05/kampanye-lingkungan.html' title='KAMPANYE LINGKUNGAN'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RlAOXYOHyeI/AAAAAAAAAIc/9Qm_RpZRkUs/s72-c/an4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-7652987358067060930</id><published>2007-05-08T21:59:00.000+08:00</published><updated>2007-05-08T23:31:02.257+08:00</updated><title type='text'>dinamika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mendukung Salah Satu Kandidat Bupati Maluku Tengah,&lt;br /&gt;Kader Ancam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Somasi &lt;/span&gt;Ketua Umum HIPPMAP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah, khususnya yang terpolarisasikan dalam sekat-sekat kepentingan pemihakan atas calon Bupati Maluku Tengah, untuk satu pekan menjelang Pilkada langsung yang bakalan digelar pada 15 Mei 2007 untuk memilih Bupati Maluku Tengah sebagai 'pemimpin' mereka, mungkin tengah merasakan 'ketegangan' impuls kesadaran politiknya kala menghirup udara dan menikmati dentingan sang waktu yang mendulum perlahan menghampiri hari H dalam rangka menyalurkan hak politiknya sebagai warga negara  yang  terkerangkengkan mekanisme  demokrasi  pasca transisi  sistem  kenegaraan  kita. Demikian halnya dengan  sebagian kader  HIPPMAP  di Makassar.  Mereka sedang  berjingkrak dalam  permainan lumrah  kelembagaan yang bertampang dinamika. Dinamika yang dimaksud adalah 'perang posisi dan komitmen' diantara sesama kader.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dari keputusan 'sepihak' dari Ketua Umum HIPPMAP yang mengatasnamakan forum kekuasaan lembaga dalam pertemuan beberapa anggota (kurang dari sepuluh orang) pada Ahad, 5 Mei 2007 di kediaman salah satu peserta rapat. Mereka, plus Ketua Umum HIPPMAP memutuskan mendukung Ir. Abdullah Tuasikal sebagai Bupati Maluku Tengah dalam pemilihan kali ini. Akibat sikap 'sepihak' dan terburu-buru ini maka Ketua Umum HIPPMAP diancam akan disomasi oleh beberapa kader HIPPMAP yang menganggap lemah legitimasi keputusan tersebut. Berikut petikan pernyataan dari kader sekaligus anggota Majelis Pertimbangan Organisasi, Rus'an Latuconsina.  "Itu adalah sebuah sikap kekanak-kanakan karena mengambil keputusan politik mengatasnamakan lembaga dengan tidak melakukan analisis yang lebih mendalam atas objek masalah, khususnya analisis yang lebih holistik yang berangkat dari jiwa perjuangan yang meruap dari konstitusi HIPPMAP yang baru. Supaya diketahui, konstitusi kita yang baru sangat jelas dalam pemihakan politiknya, yakni pembelaan atas nilai-nilai keadilan dan kebenaran universal serta pemihakan atas kaum mustadhafin. Sementara pertimbangan yang dipakai, menurut klarifikasi dari saudara Ketua Umum,  legitimasi keputusan pertemuan itu hanyalah atas pertimbangan  pragmatisme sempit. Ini berarti konstitusi HIPPMAP dikangkangi. Mungkin karena Ketua Umum juga tidak memahami konstitusi. Nah, mengangkangi konstitusi berarti sebuah pelanggaran besar. Makanya, kami akan menggalang kekuatan kader-kader HIPPMAP yang sebagian besarnya tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut dengan sebuah dalih ketidakhadiran, padahal terkesan mereka memanfaatkan tanggal tua (tidak ada ongkos, Red) untuk itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan menggugat Ketua Umum. Kami akan mensomasinya sebagai sebuah sikap penyelamatan atas penyelewengan konstitusi dan nama baik organisasi. Kami akan menuntut dia (Ketua Umum, Red) untuk menarik kembali dukungan politik tersebut, kemudian meminta maaf kepada seluruh kader HIPPMAP. Kalau langkah ini tidak digubris, maka satu-satunya jalan adalah mendesak supaya dia meletakkan jabatannya sebagai Ketua Umum HIPPMAP. Karena kami tidak mau HIPPMAP dijadikan kerbau tunggangan politik oleh pihak-pihak yang mempunyai interes politik, apalagi persoalan ini akan berefek domino terhadap stabilitas sosial masyarakat Pelauw. Makanya, saya juga curiga terhadap statemen persuasi untuk menggiring kepada satu calon tertentu dengan memanfaatkan sentimen primordial generasi muda Pelauw. Ini menurut Hannah Arendt adalah sebuah injeksi kesadaran palsu, pembodohan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banality of evil&lt;/span&gt;, yang  biasanya  dilakukan  terhadap  rakyat  dengan alat  propaganda dan juga teror, yang dalam hal ini biasanya  memiliki  spektrum  yang  luas. Bukan berarti kami tidak mendukung Bapak Ir. Abdullah Tuasikal  ataupun Bapak Drs. Djusuf Latuconsina.  Persoalannya adalah cara yang dipakai teman-teman untuk mendukung itu terlalu primitif. Coba adakan rapat anggota dan libatkan banyak orang. Kita di sini kan lebih dari enam puluh orang Pelauw. Berarti teman-teman, khususnya Ketua Umum telah menyikut kesempatan berpendapat dari teman-teman yang lain. Yang hadir pada saat itu, kalau mau dikalkulasi kasarnya, sekitar lima persen saja dari jumlah anggota. Apalagi pertemuan yang diadakan itu pun bukanlah rapat anggota maupun rapat Badan Pengurus. Padahal legitimasi keputusan lembaga ada pada kedua forum tersebut, selain Nusama. Sekali lagi, untuk kasus Pilkada ini, kita dihadapkan pada pilihan dilematis. Salah bersikap, kita menzalimi masyarakat. Ingat, kebesaran orang Pelauw hanya terletak pada seberapa kuat  nilai kebenaran dan keadilan itu bersemayam di dalam intuisi rasional (fu'ad) kita dan seberapa teguh kepalan tangan kita menggenggamnya dan memperjuangkannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-7652987358067060930?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/7652987358067060930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=7652987358067060930' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7652987358067060930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7652987358067060930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/05/dinamika.html' title='dinamika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-7550644241120499249</id><published>2007-04-22T22:29:00.000+08:00</published><updated>2007-04-24T17:48:33.958+08:00</updated><title type='text'>training</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Up-Grading BP HIPPMAP Selesai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 22.30 WIta, Up-Grading BP HIPPMAP usai. Salah satu program kerja BP HIPPMAP yang dimaksudkan sebagai forum penataran atau pelatihan khusus bagi badan pengurus yang sedang mengawal kepengerususan kali ini dilaksanakan selama dua hari. Berlangsung Sabtu (21 April 2007) hingga Ahad malam. Acara dibuka sekitar pukul 20.30 WITa pada hari Sabtu dan kegiatannya berlangsung sampai selesai di sekretariat HIPPMAP, Kompleks BTP blok C No.158. Kegiatan ini diikuti oleh separuh dari badan pengurus. Meski tidak maksimal baik dari segi jumlah peserta yang memang diwajibkan bagi seluruh badan pengurus itu, maupun dari segi efektivitas forum pelatihan ini, acara tetap berjalan dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Makan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kasbi&lt;/span&gt; dulu, baru diceramahi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCseBos9I/AAAAAAAAAHQ/YOM_xcQ1PGE/s1600-h/Scan0003.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCseBos9I/AAAAAAAAAHQ/YOM_xcQ1PGE/s320/Scan0003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056278707139294162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebelum acara pembukaan yang menjadi seremoni 'baku' dalam setiap forum HIPPMAP, seluruh peserta yang sudah hadir ditambah dengan pemateri, anggota dan beberapa senior HIPPMAP duduk melingkari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aha'un&lt;/span&gt; yang telah dihidangkan oleh para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;maruwahonta&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matasiri (akhwat,nona-nona_&lt;/span&gt;red&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ).&lt;/span&gt; Semuanya hanyut dalam kenikmatan hidangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kasbi&lt;/span&gt; rebus, sambal giling, ikan kuah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mey sasoha&lt;/span&gt;), nasi putih dan sayur kangkung tumis kering. Inilah secuil rasa tentang arti dari "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lahahao lo'oka lamuriyo' lo'oka&lt;/span&gt;" yang menjadi motto organisasi Jong Pelauw di Makassar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dibuka secara resmi oleh kanda Sikur Tuakia selaku anggota Dewan Pembina/Penasihat Organisasi. Up-Grading pun dimulai dengan materi pertama tentang Falsafah Organisasi yang diantarkan oleh kanda Rus'an Latuconsina. Selanjutnya forum pelatihan yang berlangsung di ruangan sederhana sekretariat  dengan suasana forum yang mengharuskan seluruh peserta melantai ini dilanjutkan dengan materi Retorika yang dibawakan oleh kanda M.Azis Tuasikal. Meski terkesan marathon, materi tetap berlanjut. Kanda dr. Saleh Tualeka mendapatkan giliran membawakan materi Konstitusi dan Atribut HIPPMAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCs-Bos_I/AAAAAAAAAHg/OpFIDWOh-BE/s1600-h/Scan0002.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCs-Bos_I/AAAAAAAAAHg/OpFIDWOh-BE/s320/Scan0002.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056278715729228786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Malam semakin larut. Hawa dingin menelusup kedalam persemadian intelektual dan menusuk tulang anak-anak Pelauw yang menahan kantuk di gedung kontrakan yang dikawal sesulur pohon mangga rimbun di hadapan kedipan pintunya yang dicat hitam dan tembam dindingnya bergemulaikan cat kuning muda. Di luar forum, para senior sedang berdiskusi lepas mengenai banyak hal ditemani tarian asap rokok yang meliuk-liuk di pedupaan tembakau sebagai sebuah permainan cita rasa yang menghangatkan. Sesekali terdengar  lengkingan suara dan sorak ketawa yang menusuk jantung malam yang dingin sekelam jelaga di pelupuk bulan April itu, mengerling mengusik konsentrasi peserta. Agenda hari pertama terkulum habis  oleh kanda Ulwan Talaohu dengan   memagut bait-bait pengalamannya dalam berorganisasi serta tapak-tapak petualangan kemahasiswaannya dalam ceramah Manajemen Kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Hari kedua...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCsuBos-I/AAAAAAAAAHY/xJYfCZiWA-Q/s1600-h/Scan0001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCsuBos-I/AAAAAAAAAHY/xJYfCZiWA-Q/s320/Scan0001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056278711434261474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Materi Manajemen Diri dan Motivasi serta Metode Persidangan berturut-turut dibawakan oleh Kanda Namsakov Maraparry pada hari keduanya. Dimulai sekitar pukul 15.00 WITa. Selanjutnya materi Psikologi Komunikasi dan Problem Solving oleh Kanda Sikur. Materi Kesekretariatan, Manajemen Rapat dan Kepanitiaan juga diserahkan kepada kanda Sikur. Malam terakhir ini diisi dengan materi Teknik Pembuatan Proposal oleh Kanda Harudin Tuankotta. Selanjutnya Materi Pembuatan Laporan Pertanggungjawaban oleh Kanda Anwar Latupono. Sebagai pamungkas acara diisi oleh kanda Saleman Latupono selaku penceramah materi  'Menyoal Kondisi HIPPMAP'  yang dipandu  oleh Kanda Lardi Tualepe. Mereka yang tampil sebagai pemandu pelatihan ini antara lain Abdul Haji Talaohu, Saleman Latupono, M.Azis Tuasikal dan Lardi Tualepe. Sebagai peserta, diantaranya  Fadli Talaohu, Dewi Talaohu, Saoda Talaohu, Aina Tuasikal, Norma Latuamury, Rahim Tuasikal, M.Nur Talaohu, Rahim Tuasikal, Abdullah Tuasikal, Amroullah Latupono, Maryam Latupono, Ima Tuankotta, Erni Nurlette, Ade Tualepe dan Aty Talaohu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam beranjak dingin membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;laleru (&lt;/span&gt;menggigil_red)&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;kulit-kulit hitam manis anak-anak Pelauw yang ada di sana. Blok C semakin redup, lengang dan sesekali suara lolongan anjing mendayu-dayu di telinga penghuni kompleks. Acara yang menggandeng tema " Dari Potensialitas menuju Aktualitas; Sebuah Pembelajaran Menuju Profesionalisme Badan Pengurus" ini berakhir di saat petala langit menyeringaikan pualam senyumnya dengan kerlap-kerlip beberapa bintang yang menempel di payung hitam semesta itu. Acara ditutup dengan doa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-7550644241120499249?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/7550644241120499249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=7550644241120499249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7550644241120499249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/7550644241120499249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/04/up-grading-bp-hippmap-selesai-sekitar.html' title='training'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RiuCseBos9I/AAAAAAAAAHQ/YOM_xcQ1PGE/s72-c/Scan0003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-847975480369808839</id><published>2007-03-28T23:50:00.000+08:00</published><updated>2007-04-12T19:04:35.999+08:00</updated><title type='text'>lembaga</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgqWLb2MF-I/AAAAAAAAAD8/spskvuu7r1o/s1600-h/T.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047011455619831778" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgqWLb2MF-I/AAAAAAAAAD8/spskvuu7r1o/s400/T.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Pe&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;la&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;nti&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;ka&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;n &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;da&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Ra&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;k&lt;/span&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;r&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Ta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;nj&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;un&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;g&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Ba&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;ya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;m&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam tak ditaburi bintang. Gelap ditelan temaram jelaga. Angin laut sepoi menyapa di kedinginan malam diselingi serak desiran ombak yang mengulum bibir pantai. Pasir hitam menghampar sepanjang jorokan pantai di pelupuk barat kota Makassar memperlihatkan kesabarannya sebagai takdir sunnatullah dalam sebuah permainan semesta yang berentah ujung pangkalnya. Diamnya adalah gumaman tahmid, pula persembahan kontestasinya di dalam permainan maharumit dengan pelbagai rona maujud yang berhembalang dalam spektrum yang entah ini adalah pagutan zikirnya di peraduan Sang Penguasa Semesta, Allahu Rabbi. Mengada sebagai butiran pasir adalah manifestasi kesyukuran dan perungkapan sembah takzim menari-nari di tengah pusaran cinta Allah al Jalaal. Tak ketinggalan rerantingan dan pucuk waru laut menari-nari dalam ekstase takzimnya menafakuri eksistensinya sebagai eksponen yang maha kecil, pula cericit burung yang meneduh mengendurkan gemulai otot dan sayap indahnya di sarang dan dahan pohon sambil menerawangi payung langit yang membisu. Riak-riak air laut yang bermandikan cahaya bulan sabit semilir mendesah telinga tiga puluhan mahasiswa yang asyik masyuk tenggelam dalam sebuah pilinan rasa yang menyemburat syahdu dari nampan ziarah maningkamu. Maningkamu sebagai perlekatan dan kait-mengkait silaturrahim tersimpulkan dalam ritualisme kelembagaan HIPPMAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgqXcb2MF_I/AAAAAAAAAEE/YRnOp29Oako/s1600-h/KOMISI+E.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047012847189235698" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgqXcb2MF_I/AAAAAAAAAEE/YRnOp29Oako/s320/KOMISI+E.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa itu datang dari berbagai lekuk dan sudut di kota makassar. Tempat kuliah pun berbagai rupa. Tapi yang jelas semuanya adalah mahasiswa asal Negeri Pelauw yang berada jauh di seberang lautan di Jazirah al Mulk, jazirah para raja, Moluccas, Provinsi Maluku. Sebuah negeri adat atau desa merujuk perundangan otonomi daerah yang disabdakan pemerintah. Negeri muslim sebagai ibukota kecamatan Pulau Haruku, bagian dari Kabupaten Maluku Tengah dan memiliki setting dan bunga rampai sejarah tersendiri, baik berkenan dengan sejarah penyebaran Islam pra kolonialisme di Jazirah al Mulk, sejarah kolonialisme-imperialisme Barat, sejarah cengkeh-pala, sejarah perlawanan dan kobaran jihad fisabilillah terhadap kolonialisme-imperialisme Barat, sejarah dinamika internal dalam Uli (dinasti) Hatuhaha dan potret sejarah lainnya yang pernah terukir di atas ceruk peradaban di Bumi Hatuhaha.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Acara dimulai dengan lirihan basmalah yang melonjak lugas dari semua peserta yang duduk bersila di ruangan sederhana berbentuk kotak berdinding kayu dan bermotif panggung, ditemani sekepal balon lampu putih yang cukup terang bergantung dalam diamnya di palfon menyorotkan semburat cahayanya, menebarkan senyum setianya hingga akhir acara. Master of Ceremony (MC) dari panitia, Lela Tuasikal, memandu acara pembukaan yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an (akhi Amroullah Latupono), laporan Ketua Panitia (Rahim Tuasikal), sambutan Ketua Umum demisioner (Lardi Tualepe), Sambutan Formatur/Ketua Umum defenitif (Rahim Tuasikal), Sambutan Majelis Pertimbangan Organisasi (Saleman Latupono) dan terakhir sambutan sekaligus membuka dengan resmi acara Pelantikan dan Rapat Kerja BP.HIPPMAP Periode 2007-2008 oleh Dewan Pelindung/Penasihat Organisasi (DPPO)(dr. M.Saleh Tualeka). Usai tahap sambutan, forum yang diliputi suasana tenang dan sakral ini dilanjutkan dengan pelantikan badan pengurus. Mereka dilantik oleh dr. M.Saleh Tualeka sebagai salah satu anggota DPPO. Disusul dengan doa (Fadhli Talaohu) dan penutup dengan alunan puja-puji syukur keharibaan Allahũ yâ kariĩm. &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Rgqd7L2MGAI/AAAAAAAAAEM/ulkq6XFqmV0/s1600-h/pELANTIKAN+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047019972539979778" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Rgqd7L2MGAI/AAAAAAAAAEM/ulkq6XFqmV0/s320/pELANTIKAN+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rapat kerja sebagai agenda kedua berjalan dengan teratur diselingi dinamika forum yang kadang menegang dan menyontakkan impuls saraf untuk beradu argumen yang sengit. Dengan dikawal oleh Steering Committee (SC) sebagai pimpinan sidang sementara (Anwar Latupono dan Lardi Tualepe), forum menunjukkan geliat yang sehat dalam berdialektika hingga terpilihnya pimpinan sidang baru dalam bentuk presidium sidang, yakni Noerma Latuamury, Zulkifli Talaohu dan Almadani Talaohu. Rapat kerja usai sebelum jarum jam menombak angka enam, saat gemulai kerlingan mentari pagi malu-malu menyunggingkan senyum paginya di ufuk timur yang bermandikan awan putih. Pukul sembilan lebih, semua berkemas meninggalkan Tanjung Bayam menumpangi pete-pete menuju ke titik persembunyian masing-masing. Menuju kamar kost yang bau pengap semalaman dikunci rapat. Menuju pembaringan ditemani mimpi indah dan angan lempang sembari menanti kiriman uang dari Ambon. Tenggelam dalam rutinitas yang sunyi dan membosankan masing-masing. Pendulum waktu menunjukkan pijakannya di tanggal 25 Maret 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis di &lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Markas Ahakore&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, Tamalanrea, 28 Maret 2007&lt;br /&gt;Rus'an Latuconsina&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-847975480369808839?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/847975480369808839/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=847975480369808839' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/847975480369808839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/847975480369808839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/lembaga_28.html' title='lembaga'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgqWLb2MF-I/AAAAAAAAAD8/spskvuu7r1o/s72-c/T.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-8424775718777546883</id><published>2007-03-23T01:57:00.000+08:00</published><updated>2007-04-23T02:17:33.404+08:00</updated><title type='text'>history</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-size:180%;" &gt;World Renewal Ceremony&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: center;"&gt;of the &lt;em&gt;Ulilima Hatuhaha&lt;/em&gt; in the Moslem Village of Pelauw, Haruku Island 1974.&lt;/h4&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Copied from: &lt;a href="http://www.nunusaku.com"&gt;www.nunusaku.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.nunusaku.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Potret Pelauw di tahun 1974&lt;br /&gt;Buat basudara Pelauw di tanah rantau, kalau kangen negeri Pelauw, tengoklah dan bernostalgialah dengan foto-foto berikut. Namun jangan ka'a dulu, jangan sampai komputernya pecah, hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLJmgHxQFI/AAAAAAAAACs/bALjnPCbnO4/s1600-h/an6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLJmgHxQFI/AAAAAAAAACs/bALjnPCbnO4/s400/an6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044816195903111250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Keramat: Sacred graves of Moslem saints.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLJmwHxQGI/AAAAAAAAAC0/T2nFGzSROWw/s1600-h/an7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLJmwHxQGI/AAAAAAAAAC0/T2nFGzSROWw/s400/an7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044816200198078562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Keramat detail.&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIQHxP_I/AAAAAAAAAB8/8nfrEYRzDus/s1600-h/an1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIQHxP_I/AAAAAAAAAB8/8nfrEYRzDus/s400/an1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044814576700440562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Adat officials watching dances from Baileu.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIgHxQAI/AAAAAAAAACE/-rYPW1nEDC8/s1600-h/an2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIgHxQAI/AAAAAAAAACE/-rYPW1nEDC8/s400/an2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044814580995407874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;From left to right: Boetje Balthazar (Bartels' research assistant), Dieter Bartels, Bapak Duba Latuconsina, unknown village official.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIgHxQBI/AAAAAAAAACM/CVZGs1MSzUA/s1600-h/an3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIgHxQBI/AAAAAAAAACM/CVZGs1MSzUA/s400/an3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044814580995407890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Raja Duba Latuconsina, former Raja of Pelauw.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIwHxQCI/AAAAAAAAACU/x4LCwjCu_IE/s1600-h/an4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIwHxQCI/AAAAAAAAACU/x4LCwjCu_IE/s400/an4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044814585290375202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Group of Adat dignitaries.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIwHxQDI/AAAAAAAAACc/d4NbDIW4jQU/s1600-h/an5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLIIwHxQDI/AAAAAAAAACc/d4NbDIW4jQU/s400/an5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044814585290375218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Mesjid (mosque) in traditional 3-tiered Hatuhaha Style.&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6QHxP6I/AAAAAAAAABU/y4qHW5fW1cQ/s1600-h/01dancehh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6QHxP6I/AAAAAAAAABU/y4qHW5fW1cQ/s400/01dancehh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044812137159016354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt; Tarian Tenun, part of world renewal ceremony&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6gHxP7I/AAAAAAAAABc/jT0izuF_1MI/s1600-h/02trance1a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6gHxP7I/AAAAAAAAABc/jT0izuF_1MI/s400/02trance1a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044812141453983666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt; Trance dance plaza between Baileu and Mesjid (Pelauw).&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6gHxP8I/AAAAAAAAABk/-n0owcx4AE8/s1600-h/03trance2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6gHxP8I/AAAAAAAAABk/-n0owcx4AE8/s400/03trance2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044812141453983682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Close-up of dancer.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6wHxP9I/AAAAAAAAABs/YE36Ri86mtU/s1600-h/04trance3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6wHxP9I/AAAAAAAAABs/YE36Ri86mtU/s400/04trance3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044812145748950994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt; Dancer with Parang (machete) which he bent when trying to stab himself. No  injuries result if in pure state.&lt;/h3&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6wHxP-I/AAAAAAAAAB0/cwEjazZp1cE/s1600-h/05trance4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLF6wHxP-I/AAAAAAAAAB0/cwEjazZp1cE/s400/05trance4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044812145748951010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Adat officials inspect bent parangs.&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-8424775718777546883?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/8424775718777546883/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=8424775718777546883' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8424775718777546883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/8424775718777546883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/history.html' title='history'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgLJmgHxQFI/AAAAAAAAACs/bALjnPCbnO4/s72-c/an6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-3338255934983331063</id><published>2007-03-22T19:10:00.000+08:00</published><updated>2007-04-23T02:27:01.197+08:00</updated><title type='text'>akademika</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgJpagHxP5I/AAAAAAAAABM/kJuvlUtUGJM/s1600-h/IMG_1938.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgJpagHxP5I/AAAAAAAAABM/kJuvlUtUGJM/s400/IMG_1938.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044710436628414354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Congratulation...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Detik-detik yang mendebarkan telah berlalu...&lt;br /&gt;Kamis, 22 Maret 2007 adalah hari yang sangat membahagiakan, kala sejumput asa dan doa yang terpilin oleh segenap keluarga memekar di gedung auditorium  yang disesaki oleh ratusan wisudawan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Selamat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;tinggal&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;dunia&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; manja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Selamat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;tinggal&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;dunia&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;teori&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Selamat menghirup udara hidup yang sebenarnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Selamat menapaki realitas yang serba paradoks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat atas gelar sarjananya, le'uwa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic; font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Maryani Latuconsina, SKM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Selamat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;semoga&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; sukses...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;amin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;By: Keluarga Besar HIPPMAP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-3338255934983331063?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/3338255934983331063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/3338255934983331063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/akademika_22.html' title='akademika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RgJpagHxP5I/AAAAAAAAABM/kJuvlUtUGJM/s72-c/IMG_1938.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-274128356464095766</id><published>2007-03-12T15:52:00.000+08:00</published><updated>2007-04-23T02:29:22.058+08:00</updated><title type='text'>lembaga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RfULPVpNZyI/AAAAAAAAAAw/F-fuLtEHtzs/s1600-h/an2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RfULPVpNZyI/AAAAAAAAAAw/F-fuLtEHtzs/s400/an2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040947716047071010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jelang Rapat Kerja, HIPPMAP Adakan Bazaart&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengambil tempat di Cafe  Perintis, panitia pelaksana rapat kerja Badan Pengurus HIPPMAP Periode 2006-2007 mengadakan bazaart makanan yang dihadiri oleh anggota dan kawan-kawan mahasiswa asala Maluku lainnya. Acara yang berlangsung pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.00 Wita ini berlangsung ramai dan mengasyikkan bagi pengunjung. Hal ini dikarenakan pada saat yang sama berlangsung pula bazaart dari dua paguyuban mahasiswa. Jadi menempati tempat yang sama. Acara diisi dengan jamuan makan makanan ringan seadanya sesuai pesanan yang tertera pada kupon bazaart dan pula dimeriahkan dengan nyanyian oleh kawan-kawan mahasiswa, terutama musik Ambones.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat Kerja HIPPMAP direncanakan berlangsung pada hari Sabtu, 17 Maret 2007 bertempat di Kawasan wisata Malino. Sampai saat ini panitia masih mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan teknis dan gencar menggalang dana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-274128356464095766?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/274128356464095766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=274128356464095766' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/274128356464095766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/274128356464095766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/lembaga.html' title='lembaga'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RfULPVpNZyI/AAAAAAAAAAw/F-fuLtEHtzs/s72-c/an2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-2739058982355057344</id><published>2007-03-12T03:57:00.000+08:00</published><updated>2007-04-23T02:38:40.260+08:00</updated><title type='text'>akademika</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Riurg-BotAI/AAAAAAAAAHo/jHrrj0LnL1o/s1600-h/an.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Riurg-BotAI/AAAAAAAAAHo/jHrrj0LnL1o/s200/an.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056323589547537410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;S&lt;/span&gt;elamat tinggal dunia teori&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat tinggal dunia abstrak&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat tinggal untuk dikenang&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat datang di dunia nyata&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat merengkuh dayung di peraduan beribu arumbai yang berseliweran dalam kompetisi&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat memasuki dunia para pengangguran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;elamat atas diraihnya gelar Sarjana Teknik (ST) &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mining Technology&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Anwar Latupono, ST&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ilmunya bermanfaat dan semoga sukses&lt;br /&gt;amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;__&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;By: Keluarga Besar HIPPMAP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-2739058982355057344?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/2739058982355057344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=2739058982355057344' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2739058982355057344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2739058982355057344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/akademika.html' title='akademika'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Riurg-BotAI/AAAAAAAAAHo/jHrrj0LnL1o/s72-c/an.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-523649715694227522</id><published>2007-03-03T08:25:00.000+08:00</published><updated>2007-03-03T08:41:16.791+08:00</updated><title type='text'>foto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RejDm7bJAVI/AAAAAAAAAAk/TZMTkqOjZ0g/s1600-h/hippmap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RejDm7bJAVI/AAAAAAAAAAk/TZMTkqOjZ0g/s400/hippmap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037491256767873362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Haita Namalatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tampak secuil kesibukan di gapura &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Haita &lt;/span&gt;(pelabuhan ) Namalatu, Negeri  Pelauw. Di sebuah pagi yang bermendung ini paras lazuardi tampak putih tak bermandikan semburat kemuning mentari pagi. Aktivitas ini adalah rutinitas yang menjadi pemandangan keseharian di setiap pagi. Masyarakat telah berpagi-pagi. Bahkan semenjak lengkingan azan subuh dan kokokan sang jago yang memecah gemulai kegelapan dini hari, detak kehidupan telah menggeliat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber foto: &lt;a style="color: rgb(102, 255, 153);" href="http://balagu.com/"&gt;www.balagu.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-523649715694227522?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/523649715694227522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=523649715694227522' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/523649715694227522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/523649715694227522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/03/foto.html' title='foto'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/RejDm7bJAVI/AAAAAAAAAAk/TZMTkqOjZ0g/s72-c/hippmap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-2187170711335818531</id><published>2007-02-26T19:05:00.000+08:00</published><updated>2007-02-26T19:42:12.297+08:00</updated><title type='text'>culture</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/ReLGVthd85I/AAAAAAAAAAY/AVLcBqZf26s/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5035805409653158802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/ReLGVthd85I/AAAAAAAAAAY/AVLcBqZf26s/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Pandan Sarawe-rawe&lt;/em&gt; ataukah &lt;em&gt;Hisyawakan&lt;/em&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Oleh: Rus'an Latuconsina&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi yang menghabiskan masa kecilnya di negeri Pelauw, pasti tidak asing dengan dua istilah di atas. Pandan sarawe-rawe bukanlah sejenis pandan, namun ungkapan romantis dan sekaligus misteri mengenai sebuah nama yang indah tentang kuncup-kuncup bunga yang tidak pernah hadir dalam tatapan masa kecil kita. Sampai kini masih tertutup misteri. Begitu juga dengan hisyawakan. Ia adalah ungkapan tentang persembahan yang istimewa berupa puisi dan syair romantis dan pemeriannya untuk menghabluri setiap yang sementara tersedot pilinan-pilinan cinta. Keduanya adalah teka-teki bagi generasi muda Pelauw yang berjibaku dalam masa mudanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta adalah bunga yang dapat menguncup dalam kondisi manapun. Begitulah secuil ruapan rasa yang dipagutkan Kahlil Gibran. Begitu pula halnya dengan hisyawakan. Ia akan mengulum lembutnya percik sinar matahari dan mewirid rindu untuk menyolonjorkan kuncup-kuncup indahnya di hati setiap pecinta. Hisyawakan adalah derai rasa yang menyemangati para insan yang memapah kediriannya yang nyaris labil menyusuri lorong sketsa marun penuh tanda seru. Dunia tak begitu lempang. Cinta eros mengapit. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pandan sarawe-rawe akan didengar saat kecil, saat malam bermandikan cahaya rembulan. Pas ketika ada jemari si kecil yang masih mau mencoret-moret wajaha bumi dengan kerikil atau patahan &lt;em&gt;kumur manyapu, &lt;/em&gt;ya sekedar memuaskan tingkah kanak-kanakan yang biasanya tambah malam tambah asyik, apalagi bermain &lt;em&gt;tumbu kalapa, harua dondong, nene mala'a, prang panggil nama, bali ayam, tiru, wele tara&lt;/em&gt; dan banyak yang lain. Saat itulah istilah pandan sarawe-rawe akan menyembul dari bibir yang melembut, kadang berhiaskan &lt;em&gt;pinang&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;tabaku,&lt;/em&gt; kadang bagi &lt;em&gt;tete&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;bapa-bapa&lt;/em&gt;, rokok, atau kadang tidak ber-apa-apa di mulutnya, cuma bibir yang bersih, menasihati agar lekas tidur, atau makan malam, atau belajar atau jangan main di luar. Ya, nama itu muncul saat malam saja dan biasanya memberi efek takut. Mungkin semacam cerita-cerita untuk membuat anak tidak main tanah di malam hari. Sampai saat ini, nama itu masih misteri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-2187170711335818531?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/2187170711335818531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=2187170711335818531' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2187170711335818531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/2187170711335818531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/02/culture.html' title='culture'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/ReLGVthd85I/AAAAAAAAAAY/AVLcBqZf26s/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-5125808531857308708</id><published>2007-02-24T15:53:00.000+08:00</published><updated>2007-02-24T16:06:51.355+08:00</updated><title type='text'>lembaga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Rd_xpJYUYcI/AAAAAAAAAAM/uB8rqexgl78/s1600-h/an.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Rd_xpJYUYcI/AAAAAAAAAAM/uB8rqexgl78/s320/an.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5035008597618352578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Selamat atas terpilihnya&lt;br /&gt;Saudara Rahim Tuasikal&lt;br /&gt;sebagai Ketua Umum HIPPMAP Periode 2006-2007&lt;br /&gt;Semoga dapat mengawal amanah Nusama VIII dengan penuh kesabaran, amin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-5125808531857308708?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/5125808531857308708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=5125808531857308708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5125808531857308708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/5125808531857308708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/02/lembaga.html' title='lembaga'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yH7M1o0d7SU/Rd_xpJYUYcI/AAAAAAAAAAM/uB8rqexgl78/s72-c/an.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-117093806132449084</id><published>2007-02-08T20:23:00.000+08:00</published><updated>2007-02-26T19:46:51.104+08:00</updated><title type='text'>Nusama</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,0,0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Sekali Lagi, Nusama 2007 HIPPMAP-Makassar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#000000;"&gt;Oleh: Redaksi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusama (Musyawarah Besar) HIPPMAP-Makassar tahun 2007 bakalan digelar pada tanggal 17 Februari 2007 di Kawasan Wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kepastian hari pelaksanaan ini disampaikan oleh Ketua Umum, Lardi Tualepe saat dikonfirmasi oleh redaksi di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, saat beliau selesai kuliah pada pagi hari, Kamis, 8 Februari 2007. Namun menurutnya, mengenai tempat itu tergantung dari kesediaan anggota organisasi ini, keluarga besar orang Pelauw di Makassar, terkait dengan minimnya dana untuk kegiatan Nusama. "Kalau &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;ana-ana sia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;p tanggung sebagian dana untuk transportasi dan sewa villa, kita akan berangkat ke Malino. Tapi kalau tidak bisa, jangan dipaksakan. Kita bisa memakai gedung sekretariat di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) yang baru dikontrakkan itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Bursa pencalonan Ketua Umum masih diwarnai oleh apresiasi kekuasaan dari Rian Tuasikal yang sampai saat ini masih belum goyah berkampanye dalam buncah &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;maningkamu&lt;/span&gt; dan gumam keakraban. Nama-nama lain masih memiliki kans yang sama. Sebut saja, Mansur Latuamury, Malik Tuasikal, Sunny Tuakia, Fahmi Marasabessy, Eros Latupono, Ajiz Talaohu dan Erdi Tualepe. Sementara ketua panitia dijabat oleh Abdullah (Boyz) Tuasikal serta sekretaris panitia Rahim Tuasikal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-117093806132449084?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/117093806132449084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=117093806132449084' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117093806132449084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117093806132449084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/02/nusama.html' title='Nusama'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-117005905500685481</id><published>2007-01-29T15:34:00.000+08:00</published><updated>2007-01-29T16:26:25.770+08:00</updated><title type='text'>lembaga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Jelang Nusama (Musyawarah Besar) HIPPMAP-Makassar Tahun 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Redaksi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada ral melintang,  insya  Allah hajatan Nusama ini akan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2007 di Makassar. Forum kekuasaan tertinggi--berdasarkan konstitusi lembaga--ini akan mengagendakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Pengurus (BP) HIPPMAP-Makassar Periode 2005-2006, Pemilihan Formateur/ Ketua Umum dan Mid Formateur serta Pembahasan rancangan konsepsi organisasi untuk satu tahun mendatang. Hal ini berdasarkan penjelasan Rus'an Latuconsina selaku Koordinator Majelis Pengawas Organisasi (MPO)-HIPPMAP-Makassar. Menurutnya, diperkirakan forum yang sakral dan sebagai wadah silaturrahim (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rahe maningkamu) &lt;/span&gt;kali ini akan lebih seru, mengingat kinerja BP-HIPPMAP-Makassar periode kali ini dinilai sarat penyelewengan organisatoris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir di setiap forum-forum Nusama yang diadakan semenjak tahun 1999 lalu tak pernah hening dari 'ketegangan-ketegangan' forum. Kali ini mungkin akan lebih 'parah' karena menurut pengamatannya, lembaga seakan 'berantakan' ketika BP yang ada belum tuntas dalam mempersepsikan hakikat dan urgensi sebuah organisasi. Sebagai akibatnya, lanjutnya, persoalan manajerial organisasi  menjadi rancu dibuatnya dan ini berlangsung sepanjang masa kepengurusan. Disinggung mengenai peran-peran organisatoris dari MPO terkait dengan masalah ini, Ucan--lebih akrab disapa, red--menjelaskan bahwa "Sebenarnya langkah-langkah  untuk itu telah ditempuh oleh MPO, hanya saja kami masih tetap membiarkan sebagai sebuah proses pembelajaran bagi teman-teman di pengurus. Nah, di sini masalahnya, ketika itu dijadikan instrumen legitimasi dan pengurus tidak cekatan membenah internalnya. Hanya bertindak reaktif dan ini selalu terjadi, apalagi sebagian besar program kerjanya tidak beres."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, antusiaisme anggota menyambut Nusama 2007 ini begitu tinggi, apalagi ada beberapa yang bersedia mencalonkan diri sebagai Ketua Umum nanti. Misalnya, Rian Tuasikal. Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas "45" Makassar ini, mengaku dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pd&lt;/span&gt; sekali bahwa dia bersedia dan siap menjadi Ketua Umum HIPPMAP-Makassar tahun ini. Kepercayaan diri seperti ini adalah sebuah ekspresi positif dari setiap anggota dan absah. Dia bahkan mengklaim telah memiliki jatah suara yang signifikan untuk itu. Kampanye kultural pun diadakan di masing-masing &lt;span style="font-style: italic;"&gt;center&lt;/span&gt; kos-kosan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ana-ana &lt;/span&gt;Pelauw yang membentang dari NTI, Kompleks Pondok Harapan-Perintis, Lorong 501, Sukaria, Sukamaju, Pampank, Graha Kumala Pakapita hingga Andi Tondro dan Baji Atheka. Di sanalah bertebaran para mahasiswa Pelauw. Selain Rian, ada Eros Latupono, Fahmi Marasabessy, Sunny Tuakia, Idris Latupono, Mansur Latuamury, Malik Tuasikal, Armand Talaohu dan lain-lainnya yang akan mengisi bursa kandidat Ketua Umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ber-Nusama. Semoga asa yang dirajut dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;maningkamu &lt;/span&gt;yang membekap senantiasa menengadahkan kesyukuran kita kepada Ilahi Rabbi yang telah memberikan nikmat usia sehingga kita melewati masa ABG dan nikmat mencecap pendidikan di Tanah Daeng. Moga-moga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gusti Allah, upu Allah ta'ala &lt;/span&gt;meridhoi perjalanan dan setiap aktivitas kita. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-117005905500685481?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/117005905500685481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=117005905500685481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117005905500685481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117005905500685481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/01/lembaga.html' title='lembaga'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-117000273694964030</id><published>2007-01-29T00:07:00.000+08:00</published><updated>2007-01-29T00:52:40.916+08:00</updated><title type='text'>malalokon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/7647/2805/1600/144057/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/7647/2805/400/185811/images.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Manifesto Ama Laina&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bangkitlah pemoeda...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bangunlah dari tidur panjang ketaksadaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;gemericik air kehidupan telah terpercik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;siraman pencerahan insani bahkan mulai membasahi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;seberkas mentari asa telah terkuak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menanti derap langkah pemoeda sang petarung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;angin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Namalatu&lt;/span&gt; hiruk pikuk melambai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kuntum bunga bermekaran di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ama Laina&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;seolah menebar senyum tanda pengharapan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;akan tibanya sang pangeran cinta dan pejuang kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukit Alaka&lt;/span&gt; akan turut tertegun meski sesaat dalam keheningan rimba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pun sorak sorai menyambut dengan kasih tak terperi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mencuat melewati bebatuan koral &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanjung Papela&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;semuanya seakan menyapa dalam kesunyian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bergumam dalam isyarat tak bertepi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;padamu kaum muda sang pejuang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang berpeluh lewat pemikiran tuk sebuah hikmah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan kami senantiasa mendoakanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;ikrarkan dalam batinmu akan sebuah asa yang luhur&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;buncahkan pekik perlawanan!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;gumamkan hati nurani yang bergejolak!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;dongakkan keyakinanmu!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;tataplah petala langit yang memuram durja&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;dan kibaskan pedang pamungkasmu di medan jihad&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;karena kebenaran meniscayakan pengawalan,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;membutuhkan jihad, syahid, martir....&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;karena kembang-kembang langit akan menghablur&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;menaburkan semerbak wangi&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; bagi pemilik jiwa petarung&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;pengawal titah cinta dari langit&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;bulir peluh dan tetesan darah adalah mutiara terindah&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;kuncup kesturi akan bermekaran mengitari maqam keikhlasannya&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;dialah petarung, pejuang, mujahid nun gagah di jalan cinta&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;demi kerinduan merengkuh lautan cinta-Nya&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;marilah bergegas!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;kawan...&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;-&gt;Rus Latuconsina&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-117000273694964030?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/117000273694964030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=117000273694964030' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117000273694964030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/117000273694964030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/01/malalokon.html' title='malalokon'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-116998008668048591</id><published>2007-01-28T18:27:00.000+08:00</published><updated>2007-01-28T18:29:02.916+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Selamat menyelesaikan studi Kanda dan Yunda semua:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;1.    Bahauddin Tuasikal, ST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;2.    Syarif Tualepe, ST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;3.    Luthfi Latuconsina, SKM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;4.    Fita F. Talaohu, SE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;5.    Ril Latuamury, SE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;6.    Sitiraya Latuconsina, SPd&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;7.    Moh. Hatta Angkotasan, ST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;8.    Oky Beby Latupono, ST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;9.    Adnawida Latupono, SP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;10.  Bansalebe tuasikal, SE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;11.  Sariya Tuasikal, S.S&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;12.  Rifana Latuconsina, SKM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;13.  Mulyabansa latupono, S.Kom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;14.  M. Tam Talaohu, S.Si&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;15.  Nasbiah Talaohu, S.Si&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;16.  Nurlela Talaohu, SE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga ilmunya bermanfaat, amin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-116998008668048591?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/116998008668048591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=116998008668048591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116998008668048591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116998008668048591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/01/selamat-menyelesaikan-studi-kanda-dan.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-116997708089669356</id><published>2007-01-28T17:12:00.000+08:00</published><updated>2007-01-28T18:50:43.056+08:00</updated><title type='text'>nyanyian waktu kecil</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Tumbu Kalapa*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;tumbu kalapa tumbu tapong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;cari sampe dapa' sudah ka' balong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;satu...dua...tiga...ta-ba-kar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;-cipt: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anonim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Syair ini biasanya dinyanyikan oleh anak-anak seusia SD dan SMP di Negeri  Pelauw tatkala bermain petak umpet alias sembunyi-sembunyian. Seorang bocah akan didaulat sebagai penjaga benteng dan lainnya berperan sebagai prajurit-prajurit legiun musuh yang menyelinap di bebalik batang pisang, dinding rumah gaba-gaba atau temaran malam dan penghalang penglihatan lainnya yang dimungkinkan. Sang penjaga benteng akan menembak mati dengan sekali tebakan nama musuhnya dan apabila semuanya berhasil 'dibabat'  satu per satu,  maka dialah pemenangnya dan berhak atas kebebasan dirinya dari peran penjaga benteng. Namun posisinya akan lekang apabila ada serdadu penyerang yang menerobos sekat-sekat penjagaan dan...'tabakar!!!',  perang akan diulang  dan ini berarti  seperti  akting dalam film-nya  dimulai dalam babak baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Mokiya'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;mokiya'...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;holata'... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;tahamoki'...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;taha lasan pa'ito....!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;cipt: anonim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang ini, mirip ya dengan dialek Jepang. Konon syair-syair pendek ini memiliki aura magis yang mumpuni dalam keadaan tertentu, ketika diniatkan penggunaannya untuk itu. Tapi jangan tegang dulu, yang baru tadi adalah semacam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;password&lt;/span&gt; untuk memulai permainan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Enggo&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Lar&lt;/span&gt;i di Negeri Pelauw yang penuh kedamaian (waktu doeloeee).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-116997708089669356?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/116997708089669356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=116997708089669356' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116997708089669356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116997708089669356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2007/01/nyanyian-waktu-kecil.html' title='nyanyian waktu kecil'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-116222769071311688</id><published>2006-10-31T00:58:00.000+08:00</published><updated>2006-10-31T01:02:30.030+08:00</updated><title type='text'>salam lebaran</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;assalamu'alaikum wr.wb.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;taqabbalallahu minnaa waminkum, shiyamanaa washiyamakum&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;selamat lebaran &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;minal aidin wal fa'idzin&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;mohon maaf lahir &amp; batin&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;keluarga besar Hippmap-Makassar&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-116222769071311688?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/116222769071311688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=116222769071311688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116222769071311688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/116222769071311688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2006/10/salam-lebaran.html' title='salam lebaran'/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-26774862.post-115962867975831428</id><published>2006-09-30T23:04:00.000+08:00</published><updated>2006-09-30T23:04:40.410+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;selamat menyelesaikan studi&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kanda Mulya Bansa Latupono, S.Kom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;semoga ilmunya bermanfaat bagi umat&lt;br /&gt;amin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/26774862-115962867975831428?l=jongpelauw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jongpelauw.blogspot.com/feeds/115962867975831428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=26774862&amp;postID=115962867975831428' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/115962867975831428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/26774862/posts/default/115962867975831428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jongpelauw.blogspot.com/2006/09/selamat-menyelesaikan-studi-kanda.html' title=''/><author><name>Rus'an Latuconsina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16493276884210590589</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
